Lima Warga Meral Karimun Terserang Demam Berdarah, Dua Diantaranya Dirawat Intensif

Lima warga Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun dinyatakan positif terkena penyakit demam berdarah dengue atau DBD.

tribunnews batam/thomm
Salah satu pesien DBD. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Lima warga Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun dinyatakan positif terkena penyakit demam berdarah dengue atau DBD.

Kelima warga tersebut sempat dirawat di rumah sakit berbeda di Karimun.

Tiga orang sudah diperbolehkan pulang.

sementara dua orang lainnya, sepasang suami-istri warga RT 03 RW 03, Bukit Tembak, saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), Kecamatan Tebing.

"Abang saya dan istrinya bang, baru masuk tadi pagi,"ujar Robi, warga RT 3 RW 3, Bukit Tembak, Senin (4/1/2016).

Pemuda yang saat ini berdomisili di Prayun, Kecamatan Kundur Barat itu juga mengaku sebelumnya dua orang warga Meral lainnya sempat pula masuk rumah sakit diserang penyakit yang sama.

Robi juga mengaku warga sudah lapor ke Ketua RT untuk minta dilaksanakan kegiatan fogging di lingkungan warga setelah melihat beberapa warga jatuh sakit karena diserang penyakit yang ditularkan nyamuk Aides Agyti tersebut.

"Pak RW juga sudah rapat di kantor Lurah tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari Dinas Kesehatan," katanya.

Hal senada juga dikatakan Muhamad Fajar, warga Kampung Baru, Kelurahan Meral Kota.

Anak kakaknya seorang perempuan berusia sekitar 17 tahun juga sempat dirawat di RS Bukit Timah (RSBT) Karimun akibat terserang DBD sekitar akhir Desember lalu.

"Sempat dua hari juga diinfus, syukur alhamdulillah sekarang sudah pulang," kata Ketua Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) FSPMI Kabupaten Karimun itu.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved