Mahasiswa Akan dilibatkan Dalam 'Memerangi' HIV/AIDS di Batam
Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan berbagai rencananya dalam penanggulangan penyakit-penyakit yang sangat memba
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan berbagai rencananya dalam penanggulangan penyakit-penyakit yang sangat membahayakan nyawa manusia.
Dari beberapa rencana itu, penyakit HIV/AIDS masuk dalam tahap percanaan. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan (P2L) Dinas Kesehatan Batam, Sri Rupiati, Rabu (6/1/2016), mengatakan, dalam kajian penanggulangan itu dilakukan lewat kajian akedemik.
"Nantinya akan kami libatkan mahasiswa dalam program kajian. Itu dilakukan dan direncanakan, karena penanggulangan penyakit menular seperti HIV/AIDS sangat membahayakan. Tentu instansi kesehatan seperti kami, akan mengembangkan ilmu ini berdasarkan secara kemedisan dan tentu ada kajian akademiknya," katanya.
Model kajian yang dibuat, tambah Sri, akan membuat kusioner. "Jadi komunitas penderita yang terkena, yang beresiko, tokoh masyarakat, dinas terkait, remaja yang terlibat didalam pokoknya ada 15 kusioner yang akan kami buat dan disebarkan" terang Sri.
Tujuan dari survei ini lanjut Sri, untuk mendapat gambaran dari keperluan program kerja Dinkes Batam yang akan diolah menjadi data statistik.
Naskah akademik, nantinya akan dijadikan studi banding ke kota lain. Seperti daerah metropolis lainnya, DKI Jakarta, Jogjakarta, Medan, dan beberapa kota metropolis.
"Jadi kami bisa lihat atau mendapat gambaran sejauh mana penanggulangan penyakit HIV/AIDS di beberapa kota ini nanti," ucap Sri lagi.(*)