WASPADA YA. Pasien Demam Berdarah di Batuaji Meningkat Tajam
"Per tanggal 15 Januari saja, sudah ada 20 pasien penderita DBD yang dirawat di RSUD ini," kata Nuraini
BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Penyakit Demam Berdarah (DBD) mulai mewabah di wilayah Batuaji.
Terbukti, hingga 15 Januari 2016 ini, tercatat sudah 20 orang pasien DBD yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.
Satu di antaranya bahkan meninggal dunia.
Humas RSUD Embung Fatimah, Nuraini, mengatakan, jumlah pasien deman berdarah yang berobat ke RSUD dalam bulan ini mengalami peningkatan cukup banyak.
"Per tanggal 15 Januari saja, sudah ada 20 pasien penderita DBD yang dirawat di RSUD ini," kata Nuraini.
Dia juga menjelaskan, pada 10 Januari lalu, seorang pasien DBD meninggal, dengan inisial NA (3) warga Kapling Saguba Sagulung.
"Sekarang musim penghujan, warga harus lebih waspada lagi," katanya.
Nuraini menambahkan, pada Desember 2015 lalu pasien DBD yang dirawat di RSUD embung fatimah mencapai 36 orang.
"Kita himbau warga Batam kususnya Batuaji, agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan," katanya.
Dia juga meminta warga Batuaji agar melaksanakan 3M yaitu Menguras, Meninbun dan Menutup.
"Yang kita maksudkan warga harus mengurah bak mandi, minimal satu kali dalam seminggu.
Menimbun sampah-sampah yang bisa menampung air seperi sampah botol, dan menutup tempat-tempat genangan air yang bisa menjadi tempat nyamuk bertelur," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/humas-rsud-embung-fatimah-nuraini_20160121_183214.jpg)