Indonesia Akan Miliki Museum Pluralisme dan Budaya di Vatikan
Pendirian museum itu, merupakan suatu bentuk diplomasi budaya dan merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk menunjukan budaya pluralisme
Lawatan ke luar negeri pertama dilakukan Mia Patria pada 2010 ketika Prapto Martosetomo menjabat sebagai Dubes Indonesia untuk Vatikan.
Ketika pergantian pimpinan, Prapto Martosetomo kemudian memperkenalkan kelompok ini kepada penggantinya, Burdiaman Bahar.
Setelah masa jabatan selesai, Burdiaman Bahar kemudian memperkenalkan Mia Patria kepada Agus Sriyono.
Menurut rencana, dalam lawatan keempatnya ke luar negeri pada 2016, Mia Patria akan mengadakan gelar budaya di Belanda, Belgia, Vatikan, Austria (Salzburg, Innsburg, Wina), Swiss (St. Gallen), Jerman (Manheim, Heidelberg, Frankfurt) dan Prancis Selatan.
Lawatan sebelumnya adalah pada 2013 ke Amerika Serikat (New York, Philadelphia, Washington, Patung Liberty, New Jersey dan Brooklyn), pada 2012 ke Vatikan, Italia (Bolzano), Swiss (St. Gallen, Zurich, Luzern, Konstan), Jerman (Aulendorf, Mannheim, Heildelberg, Frankfurt, Bonn), Liechtenstein, Austria, Prancis dan pada 2010 ke Vatikan, Italia (Bolzano), Swiss (St. Gallen), Jerman (Aulendorf, Meitingen, Mannheim, Frankfurt dan Bonn).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dubes-indonesia-yang-baru-untuk-vatikan-antonius-agus-sriyono_20160122_115545.jpg)