Sabtu, 11 April 2026

Kasus Pembunuhan di Bintan, Japarudin Tikam Dua Kali Dada Alio dengan Pisau

Tanpa menunggu lama, Japarudin mencabut pisau yang diselipkan di celana bagian belakang dengan tangan kanan.

Penulis: Thom Limahekin |
Tribun Batam/Thom
Japarudin bin Daiman dan Miswadi saat memperagakan pembunuhan terhadap Yap Shun Hok alias Alio di Bintan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Japarudin bin Daiman tersangka pembunuhan terhadap Yap Shun Hok alias Alio di Sei Ladi Tanjungpinang beberapa hari lalu, menjalani rekonstruksi yang digelar Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang, Rabu (10/2/2016) siang.

Pada rekontruksi tersebut, Japarudin memperagakan 50 adegan.

Japarudin tampak begitu tenang saat melakoni seluruh adegan tersebut. Dia tampak tidak menyesali perbuatannya sendiri.

Bahkan dalam beberapa adegan, pria yang menjabat Ketua RW setempat itu sempat tersenyum menanggapi beberapa lelucon yang muncul dalam adegan rekonstruksi itu.

Adegan rekonstruksi diawali dengan kedatangan Japarudin dan Miswadi. Keduannya menggunakan mobil Avanza berwarna perak dengan nomor polisi BP 1000 YT. Japarudin mengemudi mobil tersebut sementara Miswadi duduk di sampingnya.

Mobil tersebut kemudian diparkirkan di dalam semak belukar, sekitar 30 meter dari jalan menuju pelabuhan Sei Ladi. Japarudin mengambil pisau yang dibungkus dengan map merap.

Dia dan Miswadi keluar dari mobil lalu menyusuri jalan setapak menuju rumah Alio yang terletak di tengah hutan.

Ketika berada di halaman rumah Alio, Miswadi tampak hanya berdiri agak jauh dari pintu rumah.

Sementara Japarudin seorang diri terlihat berjalan menuju pintu rumah yang terbuat dari plat baja. Dialog antara Japarudin dan Alio pun terjadi saat itu.

"Alio, alio," panggil Japaruddin.

Tiba-tiba terdengar suara sahutan dari dalam rumah, "Siapa?".

Japarudin pun menjawab, "Aku, Pak RW". Alio lalu bertanya lagi, "Ada apa?"

Serentak Japarudin kemudian mengatakan maksud kedatangannya. "Ini surat tanah yang kau sibukkan semalam itu".

Setelah terjadi dialog singkat itu, Alio pun membuka pintu rumahnya. Namun, menurut Japarudin, Alio lalu langsung membungkuk dan menundukkan kepala di hadapannya. "Di mana surat tanahnya," tanya Alio.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved