Senin, 27 April 2026

Kasus Pembunuhan di Bintan, Japarudin Tikam Dua Kali Dada Alio dengan Pisau

Tanpa menunggu lama, Japarudin mencabut pisau yang diselipkan di celana bagian belakang dengan tangan kanan.

Penulis: Thom Limahekin |
Tribun Batam/Thom
Japarudin bin Daiman dan Miswadi saat memperagakan pembunuhan terhadap Yap Shun Hok alias Alio di Bintan 

Tanpa menunggu lama, Japarudin mencabut pisau yang diselipkan di celana bagian belakang dengan tangan kanan.

Dia menghunuskan pisau lalu menusukkannya ke dada Alio sambil tangan kirinya menutup mulut korban.

Tak puas dengan itu, Japarudin menusukkan pisau untuk ke dua kalinya ke dada Alio seraya membaringkan tubuh pria yang ditusuknya tersebut. Sesaat kemudian dia mengangkat tubuh Alio.

Setelah memastikan Alio tak bergerak lagi, Japarudin kemudian memanggil Miswadi. "Bro, bro," teriak Japarudin.

Tanpa menunggu lama, Miswadi pun berjalan menuju pintu rumah. Dia masuk ke dalam rumah dan membantu Japarudin mengangkat jenazah Alio ke luar rumah.

Di depan pintu utama rumah tersebut, keduanya membungkus jenazah Alio dengan tikar yang diambil dari dalam rumah tersebut. Setelah itu, keduanya menaikkan jenazah tersebut ke atas kayu-kayu palang yang dijadikan tangga. Mereka lalu memikul jenazah Alio menuju mobil.

Mereka menaikkan jenazah itu lewat pintu belakang mobil. Setelah memastikan jenazah berada di dalam mobil, Japarudin dan Miswadi kemudian naik kembali ke dalam mobil.

Mereka melaju dengan mobil yang membawa jenazah itu ke arah pelabuhan Sei Ladi yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi mobil berada. Dan akhirnya membuang jenazah Alio di Jembatan II pada jalan Lintas Barat menuju Tanjunguban. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved