Pilkada Kepri 2015

Tak Ikut Dilantik Rabu Nanti, Kepala Daerah Terpilih di Kepri Protes ke Dewan

Kepala daerah terpilih di Kepri mengadu ke Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri.

Tak Ikut Dilantik Rabu Nanti, Kepala Daerah Terpilih di Kepri Protes ke Dewan
Istimewa
Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Misni. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Kepala daerah terpilih di Kepri mengadu ke Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri.

Mereka mengadu perihal pelantikan kepala daerah, bupati dan walikota, di Kepri yang tidak sekaligus, melainkan hanya tiga kepala daerah yakni Anambas, Bintan, dan Lingga.

Pelantikan tiga kepala daerah tersebut direncanakan akan dilakukan Gubernur Kepri HM Sani, Rabu (17/2/2016) mendatang.

Baca: Rabu Depan Tiga Bupati Terpilih Dilantik Gubernur Kepri, Pelantikan Wako Batam Belum Dijadwalkan

Sementara untuk Batam, Karimun, dan Natuna belum dijadwalkan.

Sarafuddin Aluan, Sekretaris Komisi I DPRD Kepri mengatakan, dirinya mendapat pengaduan dari kepala daerah yang menanyakan mengapa mereka tidak dilantik berbarengan dengan Bupati Anambas, Bintan, dan Lingga.

"Ada yang menelepon saya dan menanyakan mengapa mereka tidak ikut dilantik pada Jumat mendatang," ungkap Aluan, Kamis (11/2/2016).

Aluan kemudian menegaskan bahwa ketidakserentakan pelantikan kepala daerah di Kepri itu termasuk dalam amanat undang-undang (UU).

Amanat UU tersebut menyatakan bahwa pelantikan kepala daerah tidak bisa dilakukan sebelum akhir masa jabatan kepala daerah sebelumnya berakhir.

Ssehingga pelantikan itu tidak lalu mengurangi masa jabatan kepala daerah yang menjabat pada periode terdahulu.

Sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), jadwal pelantikan kepala daerah berikutnya akan jatuh pada Maret dan Juli 2016 ini.

"Karena itu, pelantikan kepala daerah di Kepri yang belum terlantik pada Rabu mendatang akan diikutkan pada jadwal berikutnya," tegas Aluan.

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved