Kamis, 9 April 2026

Warga Bingung Jam Operasi Kapal Roro Karimun-Kundur Tidak Sesuai Jadwal

Masyarakat Pulau Karimun Besar dan Pulau Kundur Kabupaten Karimun kebingungan mengenai jadwal kapal penyeberangan Roro.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Masyarakat Pulau Karimun Besar dan Pulau Kundur Kabupaten Karimun kebingungan mengenai jadwal kapal penyeberangan Roro.

Beberapa kali kapal Roro beroperasi tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Bahkan warga yang ingin menggunakan jasa kapal ferry penyeberangan itu terpaksa setiap hari memantau ke pelabuhan.

"Bingung sama jadwal roro ini. Katanya empat kali seminggu masuk sini," kata Iman, seorang warga Pulau Kundur di Pelabuhan Selat Beliah, Selasa (23/2/2016).

"Kemarin waktu mau berangkat nyeberangkan mobil ke Buton ternyata Roronya gak ada. Tanya yang jual tiket jawabnya juga gak tau," kata seorang warga lain.

Sementara itu Staf Kantor Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Karimun, Elbert, yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya sempat melakukan perubahan jadwal beberapa waktu lalu.

Hal tersebut terpaksa dilakukan karena ada satu kapal roro yang mengalami kerusakan.

Akibatnya, kapal yang seharusnya berlayar dirute lain juga terpaksa melayani rute penyebrangan Tanjung Buton-Tanjung Balai Karimun-Selat Beliah.

"Kemarin memang ada dua trip yang jadwalnya berubah. Karena kapal docking, kita pakai kapal pengganti. Tapi sekarang sudah normal lagi," kata Elbert, Selasa (23/2).

Ditambahkan Elbert, untuk saat ini kapal KMP Lome yang melayani rute Tanjung Punggur Batam-Tanjung Balai Karimun-Tanjungpinang yang belum dapat beroperasi karena sedang menjalani perawatan rutin tahunan.

Karena itu, untuk sementara waktu rute tersebut berubah menjadi Tanjung Balai Karimun-Tanjung Punggur Batam saja.

"Sekarang yang mau ke Tanjungpinang terpaksa lanjut naik kapal ke Tanjung Uban dulu, baru dilanjutkan pakai jalur darat ke Tanjungpinag," jelas Elbert.

Setelah KMP Lome dapat beroperasi rencananya KMP Senangin yang melayani rute Tanjung Buton-Tanjung Balai Karimun-Selat Beliah akan menjalani perawatan.

Namun keseluruhan jadwal dan rute kapal roro akan kembali normal setelahnya.

"Senangin docking sekitar bulan depan. Memang kita ada yang namanya perawatan tahunan," tutup Elbert. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved