Batam Bangun 4 Instalasi Pengolahan Air Limbah agar Bisa Dimanfaatkan untuk Keperluan Cuci-mencuci

Pemko Batam bekerjasama dengan BP Batam membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk limbah domestik.

tribunnews batam/leo
Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam Dendi Purnomo 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Pemko Batam bekerjasama dengan BP Batam membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk limbah domestik.

Menurut Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Batam Dendi Purnomo, pembangunan IPAL tersebut demi menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menyebutkan, di master plan, ada empat titik lokasi IPAL yang sudah dirancang di Batam, diantaranya dibangun di Kecamatan Batam Centre dan di Bengkong.

‎"Sekarang tim sedang membangun IPAL di Kecamatan Bengkong untuk mengelola air limbah domestik atau rumah tangga disana," ujar Dendi.

Ia memaparkan untuk IPAL di Bengkong mempunyai kapasitas 250 liter per detik, untuk melayani sebagian limbah yang dihasilkan rumah tangga.

Adapun IPAL tersebut dapat mengolah air limbah menjadi air yang dapat digunakan kembali untuk keperluan industri serta menanam tanaman.

"IPAL itu dibangun dari pinjaman lunak dari sebuah institusi di Korea.‎ Untuk sementara hasil recycle nya bisa dimanfaatkan untuk industri, cuci-mencuci dan untuk tanaman. Kalau konsumsi belum bisa," kata Dendi.

Sementara itu, untuk kapasitas IPAL di Batam Center hanya sebesar 35 liter per detik.

Masih jauh jika dibandingkan kapasitas di Bengkong.

‎Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Batam Ardiwinata menambahkan pembangunan IPAL merupakan bagian dari rencana pemerintah dalam "Green Planning and Design".

"Salah satunya 'green waste', bersama BP Batam membangun IPAL skala kota di Batam Center untuk menangani wilayah itu," ujar Ardi.

Ardi menyatakan hal itu dilakukan agar limbah bisa diolah kembali, demi kehidupan yang lebih sehat.‎

Pembangunan serba "green" itu juga dirancang untuk mewujudkan Batam Green City. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved