Ide Bisnis

Begini Cara Pasarkan Perhiasan Sesuai dengan Pasarnya

Anda pernah berpikir mendesain sendiri perhiasan yang diinginkan, seperti cincin dan kalung, dan mewujudkannya?

TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Pemain sinetron Bella Shofie saat ditemui pada acara The Grand Opening Miss Mondial di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (29/1/2016). Bella Shofie pada acara tersebut melakukan fashion show dengan menggunakan perhiasan dari Miss Mondial dan mengenakan busana Irfano. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Anda pernah berpikir mendesain sendiri perhiasan yang diinginkan, seperti cincin dan kalung, dan mewujudkannya?

Banyak toko online perhiasan, jika Anda mau menjelajahinya dari mesin pencari.

Nah, startup bernama Trove dari New York bisa mengakomodasi keinginan Anda mendesain dan membuat perhiasan sendiri.

Trove didirikan oleh Brian Park, mantan Manajer Produksi Zynga, perusahaan pembuat video game, tahun lalu.

Di situsnya, Park menyediakan katalog berisi 30 desain dasar untuk cincin, gelang, dan kalung.

Dari katalog ini, konsumen bisa mendesain lebih lanjut perhiasan yang mereka inginkan, sesuai selera. Setelah desain selesai, lantas diajukan ke Trove.

Selanjutnya, Trove akan mengirimkan prototipe perhiasan dari plastik untuk mendapat persetujuan pemesannya.

Setelah disetujui, barulah perhiasan tadi dibuat aslinya.

Pelanggan bisa memilih bahan dari emas, perak, atau lainnya.

Trove memasang banderol harga mulai US$50, tentu saja harga perhiasan dari emas atau perak bakal lebih mahal.

Trove sedikit mengubah pola permainan dari bisnis perhiasan online.

Tanpa meninggalkan rumah, pelanggan bisa mendesain sendiri, dan duduk manis menanti kiriman perhiasan impian itu.

Park sendiri bukan pebisnis perhiasan atau desainer perhiasan. Tapi, ia melihat peluang dari bisnis ini.

Hal itu juga yang membawa pengusaha asal Jerman mendirikan Elli Germany. Jawita Chandra Sri, Manager Online Marketing Bonofactum, perusahaan yang membawahi Elli Germany, mengatakan, pemilik Bonofactum berlatarbelakang teknologi informasi.

Hal serupa juga dialami Happy Salma yang enggak punya keahlian mendesain perhiasan, meski untuk berbisnis daring ini, Happy bergandengan dengan Sri Luce Rusna yang ahli mendesain. Mereka mendirikan Tulola Jewelry.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved