Breaking News

Dinsos Batam Mengaku Sulit untuk Berantas Gepang dan Anak Jalanan

Namun belakangan ini ada saja satu dua atau lebih yang terselip dan melakukan kegiatan di jalanan,

Tribun Batam/Leo
Beberapa anak jalanan terlihat tertidur di emperan pertokoan di Kota Batam, Selasa (5/4/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dinas Sosial mengaku kesulitan untuk memberantas gelandangan dan pengemis (Gepeng), serta anak jalanan.

Meski sudah beberapa kali di razia dan di pulangkan ke kampung halamannya masing-masing, gepeng dan anak jalanan masih berkeliaran di beberapa sudut kota di Batam.

"Kami sudah razia beberapa waktu lalu. Mereka yang kami amankan janji tak akan kembali ke jalan, sehingga kami serahkan ke keluarga. Namun belakangan ini ada saja satu dua atau lebih yang terselip dan melakukan kegiatan di jalanan," kata Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsoskam) Raja Kamarulzaman SE kepada Tribun Batam, Selasa (5/4/2016).

Ia menyebut beberapa waktu lalu ada belasan gepeng dan anak jalanan dipulangkan.

"Bahkan anggota saya langsung antar ke kapal laut. Tapi namanya manusia susah mau kita jaga. Bisa saja balik lagi ke Batam," sebut Raja.

Raja juga mengimbau, jika mereka bertahan di Batam, gepeng dan anak jalanan itu diimbau untuk bekerja.

Lagi pula jika dilihat dari segi badan mereka sehat-sehat dan diperkirakan bisa melakukan kegiatan kerja.

"Ya, sudah sehat. Yang sekolah ya sekolah. Jangan lagi di jalanan kayak gitu. Kami tetap pantau, tapi alangkah baiknya kalau kerja. Saya rasa gampang kok, karena sebagian dari mereka juga setelah kami amankan waktu lalu, kami berikan arahan semacam itu ada yang mau bekerja," paparnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved