Mogok Kerja Pegawai BP Batam
Selama Ini Pegawai Hanya Tahu Update BP Batam dari Media Massa, Mereka Minta Ada Penjelasan Langsung
Pegawai berharap ada pihak yang dapat menjelaskan nasib BP Batam serta pegawai selanjutnya di tangan pimpinan baru.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Hari ini, Rabu (6/4/2016) pagi memang sudah menjadi hari yang paling mengejutkan bagi seluruh pegawai BP Batam.
Hampir empat bulan sejak Mendagri menyebutkan BP Batam akan dibubarkan, hingga rencana pembentukan KEK dan restrukturisasi pejabat BP Batam digaungkan, akhirnya 2.700 pegawai itu mendengar juga kabar pelantikan pejabat BP Batam yang baru.
Kabar yang hanya mereka terima lewat media massa itu kontan membuat mereka melakukan aksi damai di depan kantor mereka sendiri.
Pegawai berharap ada pihak yang dapat menjelaskan nasib BP Batam serta pegawai selanjutnya di tangan pimpinan baru.
"Dengar sendirikan orasi mereka? Sudah jelas. Saya tanya tadi kenapa demo? Siapa yang memerintahkan? Jawabannya nggak ada yang memerintahkan mereka, itu atas hati nurani sendiri. Jadi nggak ada yang mengatur-ngatur. Ini orasi dari hati masing-masing. Itu saja," ujar Nur Syafriadi, Deputi IV BP Batam, usai menemui para pegawai yang unjuk rasa.
Nur mengatakan pada prinsipnya, baik pejabat lama maupun pegawai tidak ada yang menolak pimpinan baru.
Namun proses pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru yang dipertanyakan oleh pegawai.
"Kita gak nolak pimpinan baru, kita juga nggak mau nahan-nahan jabatan kok. Saya ini orang melayu, tahu istilah hidung tak sampai, pipi disorong-sorongkan. Nggak ada itu. Tapi prosesnya apakah sudah memenuhi syarat. Soal prosesnya memenuhi syarat atau nggak tanyalah ke DK FTZ," ujar Nur Syafriadi. (*)
Baca ulasan lebih mendalam terkait berita ini di Harian Tribun Batam edisi besok, Kamis (7/4/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/para-pegawai-bp-batam-berdiri-di-depan-kantor-dalam-aksi-mogok-kerja_20160406_100831.jpg)