Selasa, 28 April 2026

Menurunkan Penumpang Penyandang Cacat dari Indonesia, Maskapai Etihad Minta Maaf

Pihak maskapai penerbangan Etihad Airways menyampaikan permohonan maaf ke Dwi Ariyani (36), seorang penyandang cacat asal Indonesia.

airwaysnews.com
Etihad Airways 

Setelah berada di pesawat sekitar 20 menit, pimpinan kru pesawat menghampiri Dwi dan menanyakan apakah Dwi bisa melakukan evakuasi bila pesawat mengambil insiden atau tidak.

"Saya bilang, saya butuh bantuan untuk evakuasi,"kata Dwi dalam petisinya di change.org.

Tak berselang lama, tutur dia, seorang petugas Airport Operation Officer, Abrar, menghampirinya dan bertanya apakah Dwi bisa berjalan atau tidak.

Dwi menjawab bahwa ia bisa berjalan dengan pegangan.

"Lalu katanya, menurut kru kabin, saya harus turun dari pesawat karena tidak ada pendamping," ucap Dwi.

Dia terkejut dengan ucapan kru kabin tersebut.

Menurut Dwi, pihak Etihad Airlines berdalih bahwa hal itu sudah sesuai dengan peraturan penerbangan maskapai tersebut.

Namun kata Dwi, setelah ia membaca aturan penerbangan maskapai Etihad Airlines, ia tak menemukan bahwa penyandang disabilitas dilarang ikut dalam penerbangan.(kompas.com/Aprillia Ika)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved