Pegadaian Bintan Layani Gadai Non Tunai. 'Pascatransaksi, Langsung Ditransfer ke Rekening'
kemudahan ini mensyaratkan nasabah memiliki rekening di bank mitra pegadaian. "Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BNI," jelasnya.
Laporan Tribun Batam, Agoes Sumarwah
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Kabar gembira bagi warga di Kabupaten Bintan, kini mereka tak perlu repot membawa uangnya secara tunai, pascamengajukan pembiayaan ke pegadaian.
Mengingat uang transaksi tersebut bisa langsung masuk ke rekening tabungan.
Selain itu, pegadaian juga tak membatasai nominal pembiayaan gadainya. Syaratnya nasabah memiliki rekening tabungan.
"Mau uangnya sebesar Rp 100 ribu langsung juga kita transferkan ke rekening penggadai," jelas Firdaus, Pemimpin Pegadaian Cabang Tanjungpinang Timur yang membawahkan pegadaian di Kabupaten Bintan.
Dia mengatakan, layanan yang diluncurkan sejak Desember 2015 telah bisa dinikmati di tujuh pegadaian yang ada di Kabupaten Bintan.
Seperti di Kijang, Kawal, Tanjunguban, Sei Lekop, Kampung Simpangan dan sebagainya.
"Transaksinya bisa diproses karena semua layanan telah online," jelas Firdaus.
Dia menjelaskan, kemudahan ini mensyaratkan nasabah memiliki rekening di bank mitra pegadaian. "Bank BRI, Bank Mandiri dan Bank BNI," jelasnya.
Khusus di Pegadaian Tanjungpinang Timur, menurutnya, animo nasabah memakain layanan non tunai juga cukup tinggi.
"Pernah dalam sehari kita mencairkan transaksi Rp 35 juta," sebutnya merujuk gadai emas setara 60 gram dengan patokan harga saat itu.
Selain layanan gadai non tunai, Firdaus mengatakan, pihaknya juga melayani pembayaran listrik, telepon, kredit sepeda motor, dan sebagainya. "Termasuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan," kata Firdaus.
Terobosan layanan lainnya, Firdaus mengatakan, pembukaan Tabungan Emas.
"Setoran awal hanya Rp 5 ribu," sebutnya.
Selanjutnya nasabah bisa menambah saldonya tanpa ada batasan minimal.
Kalau semisal nasabah mendadak ingin manarik tabungan secara tunai lantaran kebutuhan, Firdaus mengatakan bisa dilayani.