Nelayan Karimun Diajarkan Tangkap Ikan Pakai Gill Net yang Lebih Kualitas daripada Rawai atau Jaring
Para nelayan Karimun diberikan pengetahuan mengenai alat tangkap ikan bernama gill net.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan memberikan pelatihan kepada puluhan nelayan Karimun, beberapa hari lalu.
Para nelayan ini diberikan pengetahuan mengenai alat tangkap ikan bernama gill net.
Sebanyak 30 nelayan Karimun ini diberikan ilmu bagaimana cara membuat serta merawat alat tangkap yang disebut-sebut lebih baik dari rawai dan jaring lainnya.
Instruktur dari BPPP Medan, Hotler Panjaitan menjelaskan, alat tangkap Gill Net adalah jenis yang baru yang memiliki banyak keunggulan.
Dengan begitu hasil yang diperoleh para nelayan akan semakin bagus.
Gill Net merupakan jaring yang ramah lingkungan, tidak menyerap air sehingga ringan saat ditarik serta peluang ikan untuk lolos sangat kecil dibandingkan dengan alat tangkap lain.
"Keunggulannya lebih baik dibandingkan jaring rawai atau yang lainnya. Gil Net adalah alat yang baru. Kita mengajarkan nelayan sini agar tidak bingung untuk memakainya,"papar Hotler.
Selain itu, BPPP juga memberikan pengetahuan yang lain tentang tata cara penangkapan ikan laut.
Para nelayan dari berbagai wilayah di Karimun itu juga dibekali ilmu bagaimana menentukan titik-titik lokasi penangkapan menggunakan peta.
Seorang nelayan yang ikut pelatihan, Salim, mengaku tertarik akan gill net.
Nelayan asal Pulau Karimun Besar tersebut mengaku baru mengetahui adanya jaring gill net.
"Biasanya pakai rawai. Saya mau coba dulu gill net ini," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/contoh-jaring-ikan-gill-net_20160430_092148.jpg)