Mengenal Penyakit Harlequin Ichthyosis yang Kerap Dibilang Kutukan untuk Bayi yang Baru Lahir
Penyakit kelainan yang dialami oleh bayi di India yang tidak memiliki kulit penyakit langka. Penyakit itu bernama Harlequin Ichthyosis.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Penyakit kelainan yang dialami oleh bayi di India yang tidak memiliki kulit penyakit langka.
Penyakit itu bernama Harlequin Ichthyosis, merupakan kelainan yang dialami penderitanya sejak lahir.
Dikutip dari berbagai sumber, beberapa puluh tahun yang lalu, kejadian ini juga pernah dialami oleh seorang ibu di Makkah yang melahirkan putrinya dengan kondisi seperti itu.
Saat bayinya lahir, ia berpikir bahwa kelahiran bayi itu merupakan kutukan karena ia sempat tidak menginginkannya lahir.
Bahkan ada juga yang mengatakan kalau bayi itu merupakan hasil hubungan antara manusia dengan alien.
Seiring berkembangnya zaman, berbagai penelitian mengenai penyakit tersebut mulai dilakukan.
Akhirnya diketahui bahwa kelainan genetik pada penyakit Harlequin Ichthyosis itu menyebabkan penderitanya mengalami kekeringan yang luar biasa pada kulit.
Apalagi, ditambah dengan kondisi mata yang membengkak dan mulut yang melepuh sesaat ketika bayi tersebut baru dilahirkan.
Dengan kondisi seperti itu, tidak banyak penderita Harlequin Ichthyosis yang mencapai usia dewasa.
Kebanyakan dari mereka meninggal saat masih bayi atau pada usia belia.
Penderita yang sanggup bertahan dan mencapai usia dewasa, harus mengoleskan lotion pada kulit mereka beberapa kali dalam sehari untuk mencegah kekeringan pada kulit mereka menjadi semakin parah.
Penyebab dari Harlequin Ichthyosis juga masih dalam tahap penelitian hingga saat ini.
Diagnosisnya masih bergantung pada kedua pemeriksaan fisik dan tes laboratorium tertentu.
Yang pasti ini bukanlah penyakit “kutukan”.
Tetapi memang karena adanya gangguan kesehatan ketika di dalam kandungan sang ibu. (TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bayi-tanpa-kulit-lahir-di-amravati-india_20160614_152213.jpg)