Selasa, 14 April 2026

Pertamina Kepri Yakinkan BBM Solar Ilegal di Dapur 12 Bukan dari Tempatnya. 'Stoknya Berlebih'

Senior Sales Executive Retail Pertamina Kepri, Tri Yuda Nurmansyah juga ikut terkejut dengan adanya penemuan tersebut.

tribunnews batam/eko setiawan
Truk tanki berisi solar subsidi yang diamankan Polresta Barelang, Rabu (15/6/2016) pagi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pertamina Kepri menyatakan stok solar di tempatnya masih berlebih.

Ditemukanya 15 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, dua unit mobil tangki dan dua unit kapal saat penggerebekan gudang penampungan minyak di pelabuhan rakyat Kampung Tuan Dapur 12 Sagulung, diduga bukan dari stok yang ada di pertamina.

Senior Sales Executive Retail Pertamina Kepri, Tri Yuda Nurmansyah juga ikut terkejut dengan adanya penemuan tersebut.

Namun ia menegaskan, bahwa saat ini stok solar masih dalam keadaan bagus.

"Stok solar kita bagus, apalagi sekarangkan sedang ada satgas kesiapan lebaran," ujarnya kepada Tribun Batam.

Ia menyebutkan, sampai dengan tanggal 31 Mei 2016, kuota solar subsidi untuk wilayah Kepri masih berlimpah. Tepatnya, masih bersisa sekitar 60 persen dari kuota yang sudah ditentukan sampai batas tanggal tersebut.

‎"Realisasi sampai 31 mei 2016 se-Kepri itu di bawah 49 persen dari kuota yang sudah ditentukan sampai dengan 31 mei 2016. Sementara ‎realisasi solar subsidi di kodya Batam sendiri, sampai tanggal 31 mei 2016 itu 12.895 Kiloliter (KL)," ucap dia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved