Ramadan dan Lebaran 2016

Pengamanan di Bandara Bukan Untuk Takuti Penumpang, Kata Danlanud Tanjungpinang

Selain penyediaan fasilitas bandara, pihak Angkasa Pura II Tanjungpinang juga berupaya menciptakan rasa aman bagi para penumpang

Pengamanan di Bandara Bukan Untuk Takuti Penumpang, Kata Danlanud Tanjungpinang
TRIBUN BATAM/THOMLIMAH LIMAHEKIN
Apel pengamanan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Senin (4/7) pagi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Suasana arus mudik di bandar udara (Bandara) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang tidak seramai di bandara lainnya.

Bahkan jumlah penumpang yang melakukan mudik lebaran melalui RHF pun tidak membeludak.

General Manager (GM) Angkasa Pura II Tanjungpinang, Jon Mukhtarita, mengatakan, kendati jumlah penumpang tidak bertambah, namun pihaknya tetap memberikan pelayanan prima kepada para calon penumpang yang bepergian melalui Bandara RHF.

Pelayanan tersebut disiapkan dalam bentuk segala fasilitas bandara yang nyaman bagi para pemudik.

"Memang tidak ada penambahan penumpang. Karena cuma ada tiga penerbangan setiap hari dari Bandara RHF Tanjungpinang.

Tetapi kami tetapi memberikan pelayanan prima kepada para pemudik," kata Joh kepada Tribun, Senin (4/7/2016).

Selain penyediaan fasilitas bandara, pihak Angkasa Pura II Tanjungpinang juga berupaya menciptakan rasa aman bagi para penumpang.

Upaya tersebut ditunjukkan dalam bentuk kerja sama dengan berbagai unsur baik TNI, Polri, Pramuka dan petugas Bandara guna mendukung rasa aman bagi para pemudik saat terbang dari Tanjungpinang.

"Kami tetap melakukan pemeriksaan seperti biasa. Semua barang penumpang tetap diperiksa secara saksama.
Untuk hal ini, kami selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan unsur TNI dan Polri di bawah komando Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Tanjungpinang, (Kolonel Penerbang Ignatius Wahyu Anggono_red)," kata Jon.

Kolonel Penerbang Ignatius Wahyu Anggono sebagai Dansatgas Pengamanan Bandara RHF Tanjungpinang mengimbau semua pihak yang terlibat dalam pengamanan di Bandara untuk melaksanakan tugas sesuai prosedur.

Dia memastikan bahwa pengamanan di Bandara ini dilaksanakan berdasarkan surat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemehub RI) dan surat perintah Panglima TNI tentang kerja sama dan pengamanan bandara dan objek vital termasuk pengaman Bandara.

Pengamanan tersebut tetap dilakukan sampai ada instruksi tentang pencabutannya.

"Saya berharap agar prosedur bisa diperhatikan dalam hal membawa senjata dan memberikan kenyamanan kepada penumpangan.

Kita siap bantu dan mendukung selama 24 jam. Kita melaksanakan pengamanan dengan hal yang wajar dan bukan membawa ketakutan di bandara," kata Danlanud Tanjungpinang yang juga menjadi Dansatgas Pengamanan Bandara Hang Nadim Batam itu.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved