Satu Setangah Bulan, Demam Berdarah 'Tumbangkan' 20 Orang di Mediterania Batam Center

"Sejak puasa sampai Syawal, sudah satu setengah bulan ada 20-an lebih yang kena DBD,"

Istimewa
Nyamuk penyebab demam berdarah 

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai mewabah di Batam sejak terjadi perubahan cuaca secara ekstrim di Batam.

Setelah sebelumnya cuaca cenderung panas, kemudian disusul musim hujan usai lebaran kemarin, beberapa warga pun sudah menjadi korban DBD. Diantaranya seperti yang dialami warga di perumahan Mediterania.

BPJS Kesehatan meminta beberapa fasilitas Kesehatan untuk bisa melayani masyarakat yang mengalami DBD secara maksimal.

Humas BPJS Kesehatan Batam, Irfan Rachmadi menegaskan, jika dalam posisi emergency, faskes baik di tingkat pertama maupun di rumah sakit wajib melayani.

"Harusnya kalau perawatan di faskes tingkat pertama dulu, seperti puskesmas dan klinik-klinik. Tapi kalau kasus emergency, bisa langsung ke rumah sakit. Masalah demam tinggi tersebut, harus dokter yang menentukan, apakah dalam kategori emergency atau tidak," tutur dia kepada Tribun Batam.

Menurut dia, tidak wajib pasien mendapatkan penanganan medis setelah Demam mencapai 40 derajat celcius. Jika memang dokter melihat pasien dalam keadaan emergency maka wajib untuk ditangani.

"Yang menentukan emergency atau tidak bukan BPJS kesehatan, tapi dokternya. Karena yang namanya Demam inikan berbeda-beda, misalnya baru di 38 derajat celsius tapi sudah kejang-kejang, itukan emergency. Tapi kalau memang belum ada indikasi, itu tergantung dokter yang menangani," tuturnya.

Ia pun menegaskan, jika dalam keadaan emergency, pasien tidak perlu lagi menyiapkan rujukan dari faskes tingkat pertama.

Bahkan menurut dia, sesuai Perpres 16 tahun 2016 yang baru disebutkan, untuk kasus non emergency bisa langsung dirawat di UGD tanpa rujukan.

"Tapi soal itu kita sedang tunggu juknisnya, jadi nanti tidak perlu lagi ada rujukan. Itu ada aturan main sendiri. Cuma tunggu juknis dulu, sebab kalau tidak ada juknisnya takutnya nanti malah ramai-ramai ke rumah sakit langsung semua, bukan lagi ke klinik atau puskesmas," kata Irfan.

Mengenai data peserta BPJS kesehatan yang menggunakan kartunya untuk berobat DBD pun belum bisa diketahui pasti.

Menurut dia, harus melihat data base terlebih dahulu untuk melihat trend penyakit DBD di Batam.

Galakkan 3M Plus

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Perumahan Taman Mediterania, Batam Center, belum masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Begitupun halnya dengan kasus-kasus DBD lain di Batam.

"Kategori KLB itu pertama, ditemukan peningkatan kasus yang signifikan dari tahun sebelumnya. Kalau sekarangkan belum," kata Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Senin (1/8).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved