Sepanjang Tahun 2016, 549 Warga Batam Jadi Korban Demam Berdarah

"Tapi kalau di hinterland jumlahnya tidak begitu besar. Yang besar itu di Kibing, Buliang dan Sei Binti,"

Istimewa
ilustasi pasien demam berdarah saat dirawat di rumah sakit 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebanyak 549 warga Kota Batam Kepulauan Riau menderita Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari-Juni 2016.

"Dari data yang kita terima dari Dinas Kesehatan Kota Batam, dari 549 penderitanya, 10 orang di antaranya meninggal," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Selasa (2/8/2016).

Meski jumlahnya lebih dari 100 orang, namun menurut dia, itu belum termasuk kategori Kasus Luar Biasa (KLB), karena tidak ada korban meninggal anak berusia di bawah satu tahun, dan tidak meningkat dibandingkan kasus tahun sebelumnya, yang mencapai 600 penderita DBD.

Jumlah penderita DBD tersebar di penjuru kota, hingga ke pulau-pulau penyangga.

"Tapi kalau di hinterland jumlahnya tidak begitu besar. Yang besar itu di Kibing, Buliang dan Sei Binti," kata Ardi.

Tiga kelurahan itu relatif padat penduduk, sehingga penyebaran virus DBD relatif cepat.(*/ant)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved