Perang Narkoba
Penangkapan Sabu di Tanjungpinang Terkait jaringan Batam? Ini Komentar BNN Kepri
Setelah dilakukan pemeriksaan nantinya, baru bisa kita kotak-kotakkan. Bagaimana masuk ke Batam dan peredaran narkoba ini bagaimana
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tertangkapnya tiga gembong yang berusaha menyelundupkan 90 kilogrtam sabu asal Malaysia di Dompak, Tanjungpinang, masih terus diperiksa oleh petugas gabungan BNN pusat dan Kepri.
Penangkapan sabu kali ini adalah penangkapan terbesar di Provinsi Kepri. Ada informasi yang mengatakan, sabu ini juga merupakan jaringan dari Batam.
Kepala BNN Batam Darsono saat dikonfirmasi, Kamis (4/8/2016) malam belum bisa memastikan, apakah penangkapan ini ada keterkaitan dengan jaringan Batam. Darsono masih menunggu arahan BNN pusat yang sedang melakukan pemeriksan.
"Saya belum bisa berkomentar banyak terkait masalah ini. Apakah dia termasuk jaringan narkoba kota Batam atau bagaimana. Setelah dilakukan pemeriksaan nantinya, baru bisa kita kotak-kotakkan. Bagaimana masuk ke Batam dan peredaran narkoba ini bagaimana," sebutnya.
Hal yang sama juga diungkapakan oleh AKBP Bubung Pramiadi Kabit Brantas BNN Kepri. Karena ini tangkapan dari BNN Pusat, mereka masih menunggu dulu arahan dari pusat. "Kita gak bisa melangkahi pusat. Saya masih tunggu arahan. Lagi mereka semua masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka," singkatnya. (Koe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/narkoba_20160804_225644.jpg)