Hak Perempuan

INSPIRATIF. Di Provinsi di Sumatera Ini, Perempuan Melahirkan Diberi Cuti 7 Bulan

Sekarang totalnya menjadi tujuh bulan, yakni satu bulan sebelum melahirkan, ditambah enam bulan setelah melahirkan

INSPIRATIF. Di Provinsi di Sumatera Ini, Perempuan Melahirkan Diberi Cuti 7 Bulan
shutterstock
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Ini layak menjadi contoh. Di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, ibu menyusui bisa mengambil cuti kerja hingga tujuh bulan

Dasarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 49 tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif.
Pergub ini membuktikan komitmen Zaini Abdullah, Gubernur Aceh di dalam pemenuhan hak reproduksi perempuan dan tumbuh kembang anak.

Zaini merasa bahwa pemberian ASI eksklusif selama ini belum optimal, termasuk bagi PNS. Karena kesibukannya, masih ada masyarakat yang mengganti ASI dengan susu formula untuk diberikan kepada bayinya.

Itulah sebabnya, di dalam satu pasal Pergub yang diteken pada 12 Agustus 2016 itu, ditegaskan, “Cuti melahirkan bagi pekerja perempuan diberikan selama 180 hari (6 bulan) setelah waktu melahirkan.”

Sang suami pun dapat jatah cuti, yakni selama sepekan sebelum sang istri melahirkan dan sepekan sesudahnya.

Tanpa cuti melahirkan dalam waktu yang memadai, kata Doto Zaini, sulit bagi seorang pekerja untuk memberikan ASI eksklusif, karena sebagian besar waktu tersita untuk pekerjaan kantor.

Padahal ASI punya banyak manfaat. Ilmu kedokteran modern bahkan telah membuktikan bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, berdampak besar untuktumbuh kembang bayi.

Pemberian ASI, menurut Zaini, harus diteruskan sampai anak berusia dua tahun sebagaimana yang dianjurkan dalam Alquran.

Pergub yang diteken Zaini tersebut mengatur banyak hal, mulai dari informasi dan edukasi tentang ASI, pelarangan bagi penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan mempromosikan susu formula,sampai sanksi administratif atas pelanggaran.

Misalnya jika ada tenaga kesehatan yang dengan sengaja tidak memberikan informasi yang benar tentang ASI kepada ibu yang menjadi pasiennya, maka sanksinya bisa berupa pencabutan izin praktik/izin kerja.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved