Rabu, 15 April 2026

Kembar Siam Rahma dan Rahmi

Tiga Kondisi Ini Bikin Tim Dokter Ajarkan Orang Tua Rawat Bayi Rahma-Rahmi

Tim dokter operasi pemisahan bayi kembar siam Rahma-Rahmi di RS Awal Bros Batam, mulai melibatkan orangtua, khususnya ibu untuk perawatan bayi Rahmi.

tribunnews batam/anne maria
Tim dokter operasi pemisahan bayi kembar siam Rahma-Rahmi di RS Awal Bros Batam, saat konferensi pers di RS Awal Bros, Batam, Kamis (18/8/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- ‎ Tim dokter operasi pemisahan bayi kembar siam Rahma-Rahmi di RS Awal Bros Batam, mulai melibatkan orangtua, khususnya ibu untuk perawatan bayi Rahmi.

Sang ibu dilibatkan karena kondisi Rahmi terus membanik dan siap untuk dipulangkan ke rumah orang tuanya.

"Kita coba ajarkan bagaimana gendong bayi habis operasi. Namanya orang awamkan takut-takut gendong.‎ Kita juga sudah mempersiapkan ke rumah, karena dari lahir nggak pernahkan pulang ke rumahnya. Tapi untuk bayi Rahmi dulu mungkin,"tim dokter, Indrayanti, saat konferensi pers di RS Awal Bros, Kamis (18/8/2016).

‎Menurut dia, persiapan orang tua perlu dilakukan agar saat bayi pulang, orang tua memiliki kesiapan untuk merawat keduanya.

Terlebih lagi, proses kepulangan bayi Rahma-Rahmi pun memakan waktu yang cukup panjang.

Ditambah lagi dengan kondisi keluarga, utamanya ibu yang belum berpengalaman.

"Inikan perjalananya sudah sangat panjang, nggak mungkin kita memulangkan begitu saja. Penting bagi orangtua bisa merawat dengan tenang, dan psikologis ibu di sini sangat menentukan,"kata Indrayanti lagi.

Dia menilai, kasus ini berbeda. Pertama, Rahma-Rahmi ini adalah anak pertama mereka.

Kedua, mereka pulang dengan kondisi baru selesai operasi.

"Ketiga, ibunya juga pekerja aktif, nanti akan kami tanya lagi, apakah ibunya akan tetap bekerja atau fokus menjaga anak saja," tutur dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved