Sabtu, 11 April 2026

Kesbangpol Kumpulkan Paguyubuan-Ikatan Keluarga Daerah, Bikin Anambas Guyub Rukun

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan Anambas.

tribunbatam/septyan mulia rohman
Kepala Bankesbangpol Anambas, Mirwansyah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Mirwansyah Kabankesbangpol Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, rakor yang dihadiri sejumlah paguyuban dan ikatan keluarga dari sejumlah daerah yang ada di Anambas ini, diharapkan dapat mempererat rasa persaudaraan dan persatuan di tengah kemajemukan suku-suku bangsa dan adat istiadat.

Selain telah memiliki dasar hukum berupa Permendagri nomor 34 tahun 2016 tentang pedoman Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di daerah, rakor yang dilaksanakan juga diharapkan dapat mencegah terjadinya konflik antar suku yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Kami mengharapkan demikian. Hadirnya FPK ini dapat meningkatkan rasa tenggang rasa dan tanggungjawab dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, tanpa menghilangkan adat istiadat suatu daerah," ujarnya Kamis (25/8/2016).

Ia menambahkan, rasa tenggang rasa di tengah masyarakat penting untuk ditingkatkan terlebih dengan beraneragam suku bangsa yang ada di Indonesia, tak terkecuali di Anambas. Hal ini yang menjadi kunci penting terciptanya harmoni dan ketentraman di masyarakat.

"Tenggang rasa dan toleransi ini yang perlu senantiasa kita tingkatkan. Ini pentin agar konflik-konflik dapat dicegah serta dapat diantisipasi segera sehingga tercipta kerukunan di tengah beranekaragamnya suku bangsa," ungkapnya.

Sementara itu, staf ahli Bupati bidang pembangunan Khairul Syahadat menilai penting rakor Forum Pembauran Kebangsaan ini. Mewakili Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, hal ini merupakan momentum untuk memantapkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Forum Pembauran Kebangsaan ini pula yang diharapkan memiliki peran dalam mencegah terjadinya berbagai isu yang berujung pada konflik.

"Indonesia tidak dipungkiri sedang mengalami musibah yang bertubi-tubi. Pemerintah pun menyadari kondisi itu. Artinya, bila tidak diantisipasi maka dikhawatirkan akan menimbulkan konflik yang bisa merusak ketentraman. Dalam hal ini, pentingnya kesatuan dan persatuan menjadi poin penting, dan hal ini yang ditekankan oleh Pak Bupati," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved