Senin, 13 April 2026

Pengusaha Kepri dan KPK 'Kumpul' di Vista Hotel. Apindo Berharap Jangan Ada OTT di Batam

"Kita maunya Batam ini aman dan nyaman, tidak ada OTT, harapan kita semua begitu buk,"ujar Abidin Hasibuan kepada Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan.

tribunnews batam/eko setiawan
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan didampingi Penasihat Apindo Kepri Abidin Hasibuan (dua dari kanan) dalam acara yang digelar di Ball Room Hotel Viesta Batam, Selasa (30/8/2016) pagi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Asoisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Repoblik Indonesia menggelar seminar bertemakan Peran Pengusaha dalam Pencegahan Korupsi.

Dalam kegiatan ini, para pengusaha di Kepri berharap tidak ada diantara mereka yang terkena operasi tangkap tangan (OTT)

Penasihat Apindo Kepri Abidin Hasibuan dalam sambutanya mengatakan, pertemuan dengan KPK ini diharapkan bisa memberikan masukan kepada para pengusha.

"Kita maunya Batam ini aman dan nyaman, tidak ada OTT, harapan kita semua begitu buk,"ujar Abidin Hasibuan kepada Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam acara yang digelar di Ball Room Hotel Viesta Batam, Selasa (30/8/2016) pagi.

Dalam nada bercanda, Abidin juga mengatakan kalau seluruh pengusaha yang hadir disini, bersih karena mereka berani datang dan bertemu langsung dengan KPK.

"Kalau pengusaha yang tidak ada disini, saya tidak tahu juga ya Buk," sambungnya disambut gelak tawa para hadirin.

Sementara itu, Basaria Panjaitan mengatakan, tujuan KPK datang ke Batam yakni untuk meminta masukan.

Apa kira-kira yang menjadi kendala bagi dan penghalang para pengusaha di Kota Batam.

"Memang kita tidak ingin adanya OTT di Batam. Namun kami tidak akan diam jika mendapatkan informasi yang aneh-aneh disini," sebut Basaria dalam sambutanya.

"Kita tahu, pekerjaan pengsusaha di luar pemerintah. KPK punya pemikiran kalau pengusaha bekerja dengan baik dan tidak melakukan suap akan aman saja. Sesuai dengan judul kita kali ini Peran Pengusaha dalam Pencegahan Korupsi. Jika ada bentuk pemerasan terhadap pengusaha silahkan lapor kepada kami," sebut Basaria menerangkan.

Terkait suap untuk melancarkan peroyek, Basaria sangat mewanti-wanti hal tersebut.

Menurutnya tidak ada setoran-setoran pajak yang lain.

"Dalam kata lain, pembukuan harus satu, jangan ada dua pembukuan untuk pajak dan setor ke sana ke sini," lanjutnya.

Basaria juga menyinggung pembangunan di Batam.

Sebagai pintu masuk dari negara tetangga, Basaria ingin pembangunan di Batam lebih baik lagi.

"Kota Batam kalau ibarat rumah merupakan pintu gerbang. Kalau gerbangnya bagus tentunya rumahnya bagus. Singapura yang menjadi pusat ada di depan mata. Mau tidak mau kalau Batam harus berbenah tentunya ada peran dari pengusaha," sambungnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved