Senin, 13 April 2026

Ali Fauzi Manzi Khawatirkan Daerah Perbatasan Natuna dan Anambas. Ini Alasannya

"Ada kekhawatiran saya ke sana. Potensinya sangat kuat, karena sangat efektif," katanya

Editor: Mairi Nandarson
voaindonesia
Ali Fauzi Manzi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Pengamat Terorisme Ali Fauzi Manzi, yang juga adik pelaku teror Bom Bali Amrozi dan Ali Ghufron memiliki kekhawatiran pada daerah perbatasan seperti Anambas dan Natuna.

Pria yang pernah bergabung dengan beberapa organisasi radikal serta pernah berangkat ke Mindanao mendirikan camp pelatihan militer bersama Abdul Matin, Omar Patek, Marwan Malaysia, dan Mu'awiyah Singapura pada tahun 2000 ini, mengatakan daerah perbatasan memiliki potensi yang sangat kuat serta efektif terlebih berbatasan dengan sejumlah negara.

"Ada kekhawatiran saya ke sana. Potensinya sangat kuat, karena sangat efektif. Kemudian menyeberang ke wilayah perbatasan seperti Malaysia. Planningnya seperti itu," ujarnya Jum'at (2/9/2016).

Ali Fauzi yang menjadi narasumber pada Rapat koordinasi Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) di salahsatu aula tempat penginapan di Tarempa menambahkan, pengalaman yang dimiliki kelompok radikal serta latihan sehingga memudahkan mereka memasuki suatu daerah.

Karena itu, tanggung jawab bersama untuk menjaga NKRI. Menurut Dia, FKUB menjadi hal penting dalam menjaga keharmonisan dan mencegah terjadinya konflik, khususnya antar umat beragama.

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris yang hadir dalam kegiatan tersebut meminta peran aktif semua pihak, termasuk pemuka agama dalam meredam serta mencegah munculnya konflik yang mengganggu ketentraman dan kerukunan hidup umat beragama.

Meski jumlah penduduk yang terbilang kecil dengan jumlah sekitar 47 ribu jiwa, namun keanekaragaman budaya serta penduduk terus tumbuh.

"Permasalahan yang menyangkut perbedaan umat beragama tengah mengemuka dan tidak dipungkiri menjadi tantangan.

Pemuka agama semakin ditantang dan dituntut kebersamaan. Sekaligus mencegah terjadinya hal-hal negatif. Artinya pemuka agama juga harus bisa membimbing umatnya. Saya menyambut baik kegiatan FKUB ini," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 3 September 2016

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved