Saat Diamankan, MT Angeline 2 Bawa 300 Ton BBM Menuju OPL tanpa Nakhoda dan Jurnal Log Book
Kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Komandan Lantamal IV Laksma TNI S Irawan bertekat akan membongkar sindikat internasional BBM ilegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tekat tersebut disampaikan Irawan menyusul telah ditangkapnya dua kapal diduga bermuatan BBM ilegal yakni Kapal MT Angeline 2 dan MT Vier Harmoni di perairan Bintan.
“Tim WFQR Lantamal IV akan membongkar sindikat internasional BBM illegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Irawan dalam rilis yang diterima Tribun Batam, Sabtu (3/9/2016).
Baca: KRI Amankan Dua Kapal Sindikat BBM Ilegal Internasional di Perairan Bintan
Setelah dua kapal itu ditangkap, Irawan mengatakan, beberapa kapal lagi akan menjadi target operasi dari tim WFQR Lantamal IV.
Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan dari hasil interogasi awal, didapat keterangan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen.
Kapal itu juga berlayar tanpa nahkoda dan tidak memiliki Jurnal Log Book.
Saat ini MT Angeline 2 dengan pengawalan ketat dari KRI Alamang-644 dan sudag tiba di dermaga TNI AL Tanjung Uban, Bintan untuk proses hukum lebih lanjut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bbm-ilegal_20160901_204636.jpg)