Sabtu, 11 April 2026

Imigran Jadi Gigolo di Batam

Imigrasi Intai Imigran yang Jadi Gigolo Sejak Dua Bulan Lalu. Begini Ceritanya

Kita kirim orang memantau mereka siang dan malam. Mereka kita amankan di sebuah tempat fitnes di Nagoya. Di sanalah mereka kenal dengan mucikari

tribunnews batam/eko setiawan
Empat dari 10 imigran asal Pakistan dan Afganistan yang ditangkap Imigrasi Batam karena menjadi gigolo. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sepuluh pencari suaka yang dibekuk pihak Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam, karena diduga menjadi gigolo, diamankan di dua lokasi berbeda.

Lima orang di kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam di Jl. Engku Putri, Batam Center, dan sisanya berada di Batuampar, Batam.

Mereka ini sudah dimata-matai oleh tim dari Imigrasi sejak dua bulan lalu, sejak mendengar laporan bahwa di antara mereka ada yang menjadi pemuas nafsu para perempuan itu.

Pihak Imigrasi kemudian menurunkan tim untuk menyelidiki. Tim ini mendapati beberapa pencari suaka berada di salah satu tempat fitnes di kawasan Nagoya. Di sana, mereka bertransaksi dengan media sosial melalui mucikari berinisial Bony.

"Kita kirim orang memantau mereka siang dan malam. Mereka kita amankan di sebuah tempat fitnes di Nagoya. Di sanalah mereka kenal dengan mucikari. Dari situ berkembang hingga terjadi transaksi," ujar Muhammad Novyandri, Kepala Wasdakim Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam di ruangannya Kamis (8/9/2016) siang.

Saat ini pihak Imigrasi sedang memeriksa ke sepuluh terduga gigolo yang diketahui berasal dari Afganistan dan Pakistan ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved