Ketum PPP Dijadwalkan Hadiri Muscab Anambas, Ini Calon Kuat Ketua

Ketum DPP Partai Persatuan Pembangunan dijadwalkan menghadiri Muscab PPP Anambas, Inilah calon kuat ketuanya

Istimewa
Ketua Umum PPP Romahurmuziy 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Abdul Haris mempersilahkan kepada kader lain untuk mencalonkan diri menjadi Ketua DPC PPP Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sembari berseloroh, ia pun mempersilahkan kepada sejumlah awak media untuk mencalonkan diri dalam Musyawarah Cabang Partai Ka'bah yang direncanakan berlangsung pada pertengahan bulan Oktober 2016 tersebut.

Pernyataan ini ia sampaikan ketika disinggung mengenai dirinya yang diprediksi bakal terpilih kembali menjadi Ketua DPC PPP di Anambas.

"Kami buka juga kesempatan kepada kader untuk maju pada Muscab besok. Wartawan pun kalau ingin maju dipersilahkan," saat ditemui di ruangannya, Senin (19/9/2016).

Haris pun tidak mengelak ketika disinggung mengenai pencalonan kembali dirinya menjadi Ketua DPC PPP untuk periode lima tahun ke depan itu. Selama satu periode ia telah memimpin partai bernafaskan Islam tersebut di Anambas serta mengantarkan partai tersebut memperoleh empat kursi di DPRD.

Sementara Ketua Steering Committee Muscab PPP Sarivan mengatakan, pelaksanaan Muscab direncanakan akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2016 mendatang. Berlokasi di Tarempa, pelaksanaan Muscab itu selain dihadiri oleh pengurus anak cabang dan perwakilan DPW, namun juga Ketua Umum PPP Romahurmuzy dijadwalkan hadir pada Muscab tersebut.

"Bila tidak ada halangan Ketum dijadwalkan hadir pada Muscab besok," terang pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPC PPP Anambas itu. Ia menambahkan, sosok kader yang berniat mencalonkan diri pada Muscab partai, diakuinya belum ada yang muncul. Kendati demikian, partai membuka ruang bagi kader yang berniat mencalonkan diri dan maju untuk memimpin partai.

"Pelaksanaan Muscab direncanakan selama tiga hari. Bagi kader yang berminat untuk mendaftar pun, kami membuka ruang untuk itu," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved