Hindari Razia, Pengendara Sepeda Motor Nyaris Tabrakan

Hindari razia di Karimun, pengendara sepeda motor nyaris tabrakan. Ini hasil razianya

tribunbatam/elhadif putra
Suasana razia pengendara kendaraan bermotor di Karimun, Selasa (4/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Puluhan kendaraan roda dua kembali terjaring razia lalulintas yang digelar Satlantas Polres Karimun di jalan A Yani, tepatnya depan Mapolsek Meral pada Selasa (4/10/2016) sore.

Meski operasi lalulintas selalu dilakukan petugas dengan rutin, namun masih banyak ditemukan pengendara yang tak mengindahkan peraturan. Kebanyakan pelanggaran yang ditemukan adalah tidak memakai helm dan tidak melengkapi surat kendaraan yang lengkap.

"Kita lakukan operasi ini selang-seling. Kemarin simpatik dan hari ini kita operasi rutin. Tapi meski kita telah buat simpatik tapi kesadaran pengendara tetap saja menurun. Banyak yang tidak pakai helm sama sekali, memodifikasi motor sembarangan, bonceng tiga dan ugal-ugalan,” kata KBO Satlantas Polres Karimun, Iptu Indra Lubis di sela operasi.

Puluhan petugas dari Satlantas dan Polisi Militer menghentikan pengendara roda dua yang tidak dilengkapi kelengkapan berkendara. Mereka diarahkan ke halaman mapolsek untuk memperlihatkan surat-surat kendaraan. Bagi pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran, petugas langsung memberikan sangsi berupa tilang. Selanjutnya mereka akan mengikuti sidang lalulintas di Pengadilan Negeri Karimun pada waktu yang telah ditentukan.

“Personil kita sebanyak 20 orang. Kita juga berkoordinasi dengan Polisi Militer. Jika nanti yang kedapatan melakukan pelanggaran adalah anggota TNI maka mereka yang akan memproses. Karena lokas iyang sempit maka kita tindak kendaraan roda dua saja,” ujar Indra.

Indra mengatakan operasi yang selalu dilakukan bertujuan untuk menyadarkan pengendara akan pentingnya memeatuhi peraturan lalulintas. Selain itu operasi juga untuk menekan angka kecelakaan lalulintas. Berdasarkan data Satlantas Polres Karimun, selama bulan September telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia.

“Dalam bulan kemarin saja sudah tiga korban laka yang tewas. Ada yang disebabkan karena ugal-ugalan dan jatuh sendiri,” jelasnya.

Operasi berlangsung sekira 30 menit, dimulai dari pukul 16.00 WIB dan berakhir sekira pukul 16.30 WIB. Dari pantauan tribun di lokasi razia, banyak pengendara yang tidak memakai helm memutar arah setelah melihat papan razia. Karena jalan raya yang sempit, beberapa pengendara berusaha melarikan diri dari razia hampir bertabrakan dengan pengendara lain.

“Untuk berapa total hasilnya kita belum mengetahui pasti karena masih dihitung,” pungkas Indra. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved