Selasa, 14 April 2026

Kepri Bangkit

Hari Pertama Menjabat Sekdaprov, Arief Langsung Bikin Ketar-ketir Pegawai Pemprov Kepri

Hari pertama menjabat Sekdaprov Kepri, Arief Fadillah langsung bikin ketar-ketir pegawai di Pemprov Kepri. Apa gebrakan pertamanya?

Penulis: Thom Limahekin |
tribunnews batam/thom limahekin
Sekdaprov Kepri Tengku Said Arif Fadillah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Sekdaprov Kepri Tengku Said Arif Fadillah langsung membuat pejabat dan pegawai di lingkup Pemprov Kepri mulai ketar-ketir pada hari pertama berdinas di Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang, Selasa (11/10) pagi.

Di hadapan ribuan pejabat dan pegawai, pada apel perdana bersamanya Arif berbicara cukup tegas. Dia menyinggung tentang 'assesment test' bagi seluruh pejabat, pegawai bahkan sampai tenaga honorer dan tenaga harian lepas.

"Seluruh pejabat dan pegawai di lingkup Pemprov Kepri akan menjalani 'assestmen test'. Dengan itu, kita akan menempatkan posisi pejabat dan pegawai berdasarkan kompetensi dan kualifikasi," ungkap Arief saat memberikan kata sambutan.

Mantan Sekdakab Karimun itu kemudian menceritakan pengalamannya mengatur aparatur sipil negara (ASN) di Karimun. Dia mengatakan, kadang-kadang penempatan ASN tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Posisi tersebut baru diketahui setelah ASN itu sudah menempati suatu posisi jabatan dalam rentang waktu yang cukup lama.

"Nah, atas dasar itu maka 'assestmen test' sangat perlu dilakukan. Selama ini 'assestmen test' ini sudah dipraktikkan di seluruh Indonesia. Bahkan di kabupaten/kota pun, hal ini sudah diterapkan, seperti di Karimun danm Batam," tegas Arif.

Sekdaprov Kepri tersebut secara tegas mengingatkan seluruh ASN di lingkup Kepri bahwa assestmen test wajib diterapkan di lingkup Pemprov Kepri sesuai perintah undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014. Dia mengajak ASN untuk memahami betapa penting penerapan assestmen test demi melahirkan ASN yang berkompetensi dan berkualitas.

"Kawan-kawan harus paham betapa penting assestmen test ini. Kita mesti satukan visi untuk mewujudkan assestmen test dalam waktu dekat. Kita akan menyusun agenda lalu meminta izin Komisi ASN, membentuk panitia seleksi (Pansel), membereskan prosedur adminitrasi dan kita gelar assestmen test secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," tandas Arif lagi.

Menurut Arif, assestmen test digelar tidak untuk keperluan mutasi, tetapi juga untuk melihat kemapuan setiap pejabat dan pegawai. Dengan assestmen test, kepala daerah bisa melihat pejabat ini layak menempati posisi ini atau pegawai itu cocok duduk di bidang itu.

"Pokoknya kita akan menggelar sampai akhir tahun secara bertahap mulai eselon II, III. IV dan semua pegawai. Saya pastikan, awal 2017, seluruh pejabat dan pegawai sudah ditempatkan sesuai kompetensi dan kualifikasi," ungkap Arif. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved