Dimas Kanjeng Ditangkap

Polisi Sebut Taat Pribadi Titipkan Uang Palsu ke Anggota Padepokan

Saat ini, polisi juga menyelidiki apakah ada sejumlah uang yang disembunyikan di rekening tertentu

youtube
Dimas Kanjeng Taat Pribadi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menduga pemilik padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, menyimpan uang palsu terkait dugaan penipuan dengan modus menggandakan uang.

Namun, uang tersebut tidak disimpan di sekitar padepokannya.

"Yang palsu informasinya dititipkan ke beberapa orang yang jadi anggota padepokan," ujar Boy, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Penyidik menggandeng ahli dari Bank Indonesia untuk mengecek keaslian uang yang disita dari padepokan dan uang yang diserahkan para korban sebagai barang bukti.

Dari padepokan tersebut, polisi hanya menyita uang asli senilai Rp 4 juta.

"Penyidik sedang menelusuri uang yang dikuasai oleh Taat Pribadi dikemanakan," kata Boy.

Sebelumnya, diduga ada bungker di sekitar padepokan Dimas Kanjeng.

Namun, setelah dicari, bungker berisi uang itu tak ditemukan.

Saat ini, polisi juga menyelidiki apakah ada sejumlah uang yang disembunyikan di rekening tertentu.

"Uang yang dia kuasai ini sudah ke mana-mana. Beri kesempatan penyidik untuk menelusuri, follow the money, alirannya ke mana," kata Boy.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved