Eksekusi Lahan Bengkong Harapan Swadaya
Rumah Terbakar, Warga Glory Home Terpaksa Mengungsi dan Selamatkan Barang
Ia menceritakan, saat terbakar, rumahnya memang sedang kosong. Ia pada saat itu bekerja seperti biasa. Sedangkan anak-anaknya sedang berada di sekolah
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Amit, warga perumahan Glory Home. terlihat sibuk mengangkut sisa-sisa barang yang ada di dalam rumahnya.
Pria ini ketiban naas karena rumahnya menjadi satu di antara belasan rumah terbakar saat eksekusi lahan di Bengkong Harapan Swadaya, kemarin.
Amit hanya bisa meratapi sisa bangunan rumahnya yang terbakar sebagian.
Menempati rumah di blok B8-22A perumahan itu, ia dibantu rekannya menaikan beberapa peralatan dapur ke sebuah truk, Rabu (9/11) siang itu.
Kulkas, meja makan, lemari, terlihat sudah naik di atas truk tersebut.
Bagian atap depan rumah Amit terlihat terbakar, begitu juga atap bagian kamar tidurnya.
"Saya sedih benar. Kenapa kami yang tinggal di sini yang terkena, padahal yang bersengketa adalah pihak perusahaan. Kami sangat kecewa," ucap Amit.
Ia menceritakan, saat terbakar, rumahnya memang sedang kosong. Ia pada saat itu bekerja seperti biasa. Sedangkan anak-anaknya sedang berada di sekolah.
"Hari biasa memang siang-siang rumah kosong, karena anak-anak sekolah, saya kerja. Kami nggak tahu akan kejadian begini. Barang pun tak bisa diselamatkan semua," ucapnya.
Ia berharap pihak perusahaan dapat bertanggungjawab terhadap kondisi rumahnya saat ini. Apalagi, ia sendiri tidak memiliki asuransi untuk melindungi rumahnya tersebut.
"Nggak ada asuransi. Belinya tunai. Nanti kami akan ke perusahaanlah, meminta pertanggungjawaban," kata dia.
Saat ini, ia sekeluarga berencana akan mengungsi lebih dulu ke rumah saudaranya, sampai situasi kondusif. Amit khawatir peristiwa sama bisa terulang kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pindah-rumah_20161109_190733.jpg)