Dugaan Bunuh Diri di Tanjungpinang, Sang Ibu Kaget Lihat Anaknya Tergantung di Ruang Tengah

Pria berinisial JS (24) diduga bunuh diri di rumahnya, Jalan Kota Piring RT 3 RW 7 Tanjungpinang Timur. Belum diketahui motif di baliknya

Dugaan Bunuh Diri di Tanjungpinang, Sang Ibu Kaget Lihat Anaknya Tergantung di Ruang Tengah
kompas.com
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Pria berinisial JS (24) diduga bunuh diri di rumahnya, Jalan Kota Piring RT 3 RW 7 Tanjungpinang Timur. Belum diketahui motif di baliknya.

"Saya kurang tahu banyak soal bunuh diri itu. Sempat dibawa ke Rumah Sakit. Ini baru dibawa balik mau dimakamkan sore ini," kata tetangga korban, Hendra, Jumat (18/11/2016).

Dari keterangan warga lainya, pertama kali JS ditemukan ibunya, Emianti (48) sehabis pulang dari pasar.

"Ibunya pergi ke pasar, dia sendiri di rumah, sepulangnya ibunya lihat anaknya sudah tergantung, di etalase ruangan tengah rumahnya," kata anggota polisi.

Tetangga tak mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab pemuda itu bunuh diri.‎ Pantauan Tribun di rumah Duka, nampak para tetangga mulai melayat.

Namun mereka enggan berkomentar ketika ditanyai wartawan.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Efendri Ali melalui Kanit Reskrim Iptu L Sirait mengatakan pihaknya belum memeriksa dengan alasan psikologi keluarga yang ditinggalkan yang merupakan saksi.

Keluarga masih terpukul dan belum bisa dimintai keterangan kepolisian.

"Kita belum periksa sampai sore ini. Kita kasihan, mereka masih sangat berduka. Tak mungkin kita paksa. Tapi memang di lehernya ada tali nilon kita masih menduga.

Nanti kita periksa dulu," kata Sirait ditemui di kantor Polsek Tanjungpinang Timur.

Pihaknya belum memanggil saksi dan para korban hingga sore jenazah belum dikebumikan.

Kronologi dari kejadian pun belum diketahui pihak penyidik kepolisian. Namun pihaknya menduga kuat pemuda itu bunuh diri.

"Saya belum tau kronologinya karena belum kita periksa. Mereka lagi persiapan memakamkan jenazah. Nanti setelah itu baru kita mintai keterangan," tutur Sirait.

Pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut sekira pukul 11.00 WIB. Kemudian pihaknya langsung mengecek ke lokasi dan rumah sakit tempat korban dilakukan visum di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri. (*) 

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved