Terkait Tewasnya Peserta Bintan Spartan Race, Manajemen BRC Diperiksa Polisi
Berita acara pemeriksaan (BAP) kata Guntur masih berada di tangan penyidik dan belum dilaporkan ke Kapolres. "Masih ditangan penyidik," kata Guntur.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga Singapura, salah satu peserta Bintan Spartan Race asal Singapura di Lagoy Bay pada Sabtu (19/11) lalu.
Kabar terbaru, manajemen di PT BRC diperiksa Polres Bintan.
Dikonfirmasi media soal kabar itu, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto membenarkan ada pemeriksaan, namun apa materinya terkait apa, itu belum bisa diungkapkan.
"Kami belum bisa membeberkan apa saja materi pemeriksaannya,"kata Guntur.
Berita acara pemeriksaan (BAP) kata Guntur masih berada di tangan penyidik dan belum dilaporkan ke Kapolres.
"Masih ditangan penyidik," kata Guntur.
Seperti diketahui, Syed Mohamed Yusof (37), peserta Bintan Spartan Race asal Singapura meninggal dunia saat kejuaraan itu berlangsung.
Baca: WN Singapura Tewas saat Ikuti Ajang Olahraga Internasional Spartan Race Reebok di Bintan
Dokter di RSUP pada Selasa (22/11) sebelumnya kepada media menyampaikan, syed tewas sebelum tiba di RSUP.
Berdasarkan kronologis dari dokter, pukul 18.30, Syed dibawa ke rumah sakit dari Lagoi dan tiba pada pukul 19.00 di RSUP.
Dia dinyatakan telah menghembuskan napasnya sebelum tiba di rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/peserta-spartan-race-bintan_20161121_115338.jpg)