Breaking News

Terkait Tewasnya Peserta Bintan Spartan Race, Manajemen BRC Diperiksa Polisi

Berita acara pemeriksaan (BAP) kata Guntur masih berada di tangan penyidik dan belum dilaporkan ke Kapolres. "Masih ditangan penyidik," kata Guntur.

tribunnews batam/sri murni
Peserta Spartan Race Bintan saat hendak memulai di garis star di Bintan Lagoi, Minggu (20/11/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga Singapura, salah satu peserta Bintan Spartan Race asal Singapura di Lagoy Bay pada Sabtu (19/11) lalu.

Kabar terbaru, manajemen di PT BRC diperiksa Polres Bintan.

Dikonfirmasi media soal kabar itu, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto membenarkan ada pemeriksaan, namun apa materinya terkait apa, itu belum bisa diungkapkan.

"Kami belum bisa membeberkan apa saja materi pemeriksaannya,"kata Guntur.

Berita acara pemeriksaan (BAP) kata Guntur masih berada di tangan penyidik dan belum dilaporkan ke Kapolres.

"Masih ditangan penyidik," kata Guntur.

Seperti diketahui, Syed Mohamed Yusof (37), peserta Bintan Spartan Race asal Singapura meninggal dunia saat kejuaraan itu berlangsung.

Baca: WN Singapura Tewas saat Ikuti Ajang Olahraga Internasional Spartan Race Reebok di Bintan

Dokter di RSUP pada Selasa (22/11) sebelumnya kepada media menyampaikan, syed tewas sebelum tiba di RSUP.

Berdasarkan kronologis dari dokter, pukul 18.30, Syed dibawa ke rumah sakit dari Lagoi dan tiba pada pukul 19.00 di RSUP.

Dia dinyatakan telah menghembuskan napasnya sebelum tiba di rumah sakit.

Baca: Peserta SpartanRace Itu Ternyata Sudah Meninggal Sebelum Sampai di RSUP Kepri. Ini Kronologinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved