Gempa di Aceh

Warga Mengais Rezeki Reruntuhan Gempa Mencari Barang Berharga, Ini Hasilnya Sehari

Warga mengais rezeki mencari barang berharga dari reruntuhan gempa di Aceh. Ini hasilnya sehari

Warga Mengais Rezeki Reruntuhan Gempa Mencari Barang Berharga, Ini Hasilnya Sehari
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Situasi rumah yang runtuh akibat gempa di Desa Kuta Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12/2016). Desa Kuta Pangwa adalah desa yang mengalami kerusakan terparah dan menyebabkan puluhan rumah warga hancur dan memakan korban tewas sebanyak 15 orang 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, MEUREUDU-Warga yang bermukim di sekitar lokasi gempa mengais rezeki dari reruntuhan material bangunan akibat gempa bermagnitudo 6,5 di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12/2016).

Di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, belasan warga mulai dari anak-anak hingga dewasa mengais sisa reruntuhan yang dibuang ke lokasi di desa mereka.

Mereka mengambil material berupa batu bata dan pecahan semen tersebut dengan menggunakan alat seperti pacul dan juga ada yang menggunakan kayu serta tangan untuk mencari sesuatu yang diangap berharga.

Nurdin, yang tanahnya digunakan untuk membuang material reruntuhan gempa tersebut mengatakan, setiap hari ada warga yang datang, mulai dari anak-anak hingga orangtua untuk mencari sisa-sisa barang yang masih bisa dimanfaatkan untuk dijual atau digunakan.

Lanjutnya, diantara barang yang dicari oleh warga ada berupa besi, plastik, aluminium dan barang-barang lain yang bisa dijual. Bahkan ada juga yang mencari barang yang masih dimanfaatkan.

"Dalam sehari, warga yang mencari barang sisa dari reruntuhan gempa, mampu mendapatkan uang sekitar Rp 300.000 ataupun lebih tergantung dari jumlah barang yang didapat," ungkap Nurdin lagi.

Dirinyapun tidak mempersoalkan warga yang mencari barang reruntuhan gempa ditempatnya. Baginya masing-masing ada rezeki dan mempersilahkan warga untuk mengais dari sisa reruntuhan gempa yang dibuang di lokasi tanahnya.

Sementara itu, salah seorang anak mengaku mencari barang-barang tersebut hanya untuk memanfaatkannya saja, seperti buku dan mainan. (*)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved