Sabtu, 11 April 2026

Aniaya Siswa Muhammadiyah dengan Pedang dan Clurit, Lima Pelajar Ini Diciduk Polisi

Teman-teman korban yang berhasil melarikan diri lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian

Editor: Mairi Nandarson
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Reskrim Polres Bantul menangkap lima orang pelajar menganiaya sejumlah siswa SMA Muhammadiyah I Yogyakarta pada Senin (12/12/2016).

Lima pelaku penganiayaan ditangkap di rumah masing-masing.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan, awalnya korban dalam perjalanan pulang dari berwisata ke pantai di Gunungkidul.

Sampai di perbatasan Kabupaten Gunungkidul-Kabupaten Bantul, tepatnya di Dusun Lanteng, Selopamioro, Imogiri, para korban berpapasan dengan rombongan remaja.

"Mereka berpapasan. Saat itulah kedua rombongan saling menggeber motor mereka," ucap Anggaito, Selasa (13/12/2016).

Rombongan pelaku lalu berbalik arah dan mengejar.

Para pelaku ternyata membawa senjata tajam dan langsung melakukan penyerangan.

Akibatnya, sejumlah korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

"Korban enam orang, ada yang kena sabetan pedang, celurit dan ada juga yang kena lemparan batu.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit," ucapnya.

Teman-teman korban yang berhasil melarikan diri lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dari laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran.

"Ada korban yang mengenali wajah salah satu pelaku dan langsung kita lakukan penangkapan," tegasnya.

Anggaito menyampaikan, para pelaku ditangkap di lokasi berbeda.

Pertama kali, polisi menangkap DP dan KM.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved