Ada Guru yang Ganti Nilai Remedial dengan Barang. Kadisdik: Itu Tidak Boleh

Seorang warga di Tiban, mengeluhkan adanya praktik penggantian nilai remedial siswa dengan barang

Ada Guru yang Ganti Nilai Remedial dengan Barang. Kadisdik: Itu Tidak Boleh
TRIBUNBATAM/ARGIANTO DA NUGRAHA
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Seorang warga di Tiban, mengeluhkan adanya praktik penggantian nilai remedial siswa dengan barang di sebuah sekolah di Tiban.

Terlebih jelang pembagian rapor sekolah dan itu terjadi dengan kerabatnya.

“Itu sebenarnya boleh nggak sih, nilai pelajarannya remedial, tapi gurunya minta ganti dengan beli makanan?
Ada juga guru yang minta dibeliin kain songket sebagai pengganti tugas," kata Dihan, Minggu (18/12/2016).

Dia juga mengeluhkan praktik keharusan memberikan uang kepada wali kelas setiap kali penerimaan rapor.

Jika tidak diberikan, diakuinya berpengaruh bagi nilai siswa yang tidak mengikuti hal itu.

“Kalau dibiarkan terus, itukan bisa jadi budaya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin yang dikonfirmasi terkait keluhan itu mengatakan, praktik penggantian remedial dengan uang ataupun barang tidak dibenarkan dalam dunia pendidikan.

Muslim mengaku baru tahu informasi itu.

“Itu tidak boleh. Kalau remedial harus dilakukan secara paslah.

Nggak boleh diganti duit atau barang. Itukan knowledge, jadi memang harus secara akademik juga,” kata Muslim di Batam Center.

Cara-cara untuk remedial nilai pelajaran sekolah siswa itupun, dikatakan Muslim sebenarnya tidak sulit.

“Kalau guru nggak bisa di kelas, boleh di luar kelas. Silahkan saja. Nggak boleh itu diganti barang,” ujarnya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 19 Desember 2016

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved