Operasi Tangkap Tangan KPK

Reaksi Gubernur Jawa Tengah saat Tahu Bupati Klaten Kena OTT KPK: Ini Memalukan

Ini mengejutkan. Kalau itu terjadi, ya kita mung ngomong thok, nggak serius. Sebab waktu kita kumpulkan dan latihan dengan KPK bareng-bareng itu semua

Reaksi Gubernur Jawa Tengah saat Tahu Bupati Klaten Kena OTT KPK: Ini Memalukan
tribunjogja/padhangpranoto
Bupati Klaten Sri Hartini 

Laporan: M Nur Huda

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo kaget mendengar informasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Bupati Klaten, Sri Hartini.

"Heh? Kapan? Bupati Klaten? Saya belum dengar," katanya saat ditemui usai melantik pejabat Eselon II, III, dan IV di halaman kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jumat (30/12/2016).

Ia mengungkapkan, adanya OTT pada seorang Bupati di Jateng, menurutnya, semua pejabat tak pernah belajar atas peristiwa OTT yang dilakukan KPK, terutama di Jateng.

Mengingat, belum lama ini di Kabupaten Kebumen juga ada penangkapan pejabat publik oleh KPK.

"Ini mengejutkan. Kalau itu terjadi, ya kita mung ngomong thok, nggak serius. Sebab waktu kita kumpulkan dan latihan dengan KPK bareng-bareng itu semua agar punya integritas dan semua diteken, dan diteken itu bagian dari sumpah," ungkapnya.

Pada Maret 2016 lalu, sebanyak 17 Kepala Daerah hasil Pilkada serentak 2015, mengikuti workshop integritas di KPK Jakarta.

Workshop ini bertujuan untuk menularkan virus antikorupsi. Ke 17 Kepala Daerah juga sudah menandatangani pernyataan untuk menjaga integritas.

Antara lain Wali Kota Surakarta, Wali Kota Semarang, Wali Kota Pekalongan, dan Wali Kota Magelang.

Selanjutnya Bupati Purworejo, Bupati Purbalingga, Bupati Kebumen.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved