Heboh Apel Pagi di Pemprov
Nurdin Tantang Pegawai Mangkir Bertanggungjawab, Ini Sindiran Keras Gubernur Kepri
Saat memberikan wejangan, Gubernur menantang pegawai Pemprov Kepri yang kedapatan mangkir bertanggungjawab. Ini sindiran keras lain Nurdin ke mereka
Penulis: Thom Limahekin |
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Ratusan aparatur sipil negara (ASN), pegawai tidak tetap (PTT) dan tenaga honorer di lingkup Pemprov Kepri tak berkutik di hadapan Gubernur Kepri Nurdin pada Senin (9/1/2017) pagi.
Mereka dipergok Nurdin terlambat datang ke Kantor Gubernur Kepri dan tidak mengikuti apel pagi di halaman Kantor Gubernur Kepri.
Nurdin yang sebelumnya berdiri di antara pejabat eselon II saat apel pagi berlangsung, diam-diam keluar dari barisan.
Dia berjalan di belakang pejabat eselon II, menuju ke arah kanan halaman kantor.
Dia kemudian menyusuri jalan kecil di taman lalu memantau kehadiran para pegawai dari belakang barisan.
"Beliau berdiri tegak di belakang barisan dan memergoki banyak pegawai. Ada yang tidak ikut apel karena terlambat. Ada pula yang duduk saja di belakang barisan," ucap Wan Rabdi, anggota Satpol PP kepada Tribun, Senin pagi.
Ratusan pegawai tersebut tidak bisa berkutik di hadapan Nurdin.
Namun, beberapa di antaranya berusaha lari untuk menyembungikan diri.
"Beliau memanggil mereka satu persatu dan bertanya mengapa mereka tidak ikut apel. Mereka akhirnya dikumpulnya," terang Zulkifli, pejebat eselon III di Biro Humas dan Protokol Pemprov Kepri.
Menurut Zulkifli, Gubernur Kepri ini kemudian menasihati ratusan pegawai itu agar tidak melarikan diri.
Dia bahkan menantang mereka untuk siap menghadap dan mempertanggungjawabkan apa yang dibuat.
"Pak Gubernur sempat bilang, orang yang suka lari-lari dari kesalahan itu adalah ciri-ciri orang yang tidak bisa jadi pemimpin," ujar Zulkifli menirukan nasihat Nurdin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gubernur-nurdin-basirun-menembak_20160929_122926.jpg)