Senin, 13 April 2026

Lis Siap Dipanggil Gubernur, Terkait Kesanggupan Pemko Tanjungpinang Kelola SWRO

Walikota Tanjungpinang mengaku siap dipanggil Gubernur Kepri soal kesiapan mengelola SWRO di Batu Hitam. Ini penjelasannya

tribunbatam/thom limahekin
Lokasi SWRO Batu Hitam proyek Kementerian PU, Kamis (8/12/2016). Hingga kini Pemprov Kepri belum operasionalkan gara-gara belum sepakat soal harga air ke pelanggan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan siap mengelola Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang telah dibangun di Batu Hitam, Kota Tanjungpinang. SWRO sendiri adalah unit sistem desalinasi untuk merubah air laut menjadi air tawar.

Menurutnya mengoperasikan SWRO bukan suatu yang sulit. Terlebih sarana dan prasarananya sudah siap dioperasikan.

Meskipun menurut hitungan, harga air SWRO tersebut lebih mahal dari harga air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Namun Suami Yuliarni Pustoko Weni tersebut, mengaku punya setrategi khusus untuk mengelola SWRO itu.

"Untuk di SWRO ini kita bisa fokus melayani pengairan sektor industri dan kemudian kita juga lakukan subsidi silang demi kesejahtraan masyarakat," katanya, Sabtu (14/1/2017).

Bahkan Lis mengaku siap dipanggil Gubernur bila diajak untuk mendiskusikan masalah tersebut. Karena dia menilai SWRO tersebut sudah siap dioperasikan, namun Pemprov Kepri sebagai pemegang mandat dari pusat belum juga mengoperasikannya.

"Nanti secara teknis bisa kita buatkan UPTD untuk mengelolanya. Proyeknya mahal sayang kalau dibiarkan begitu saja," katanya.

Lis memahami, alasan utama penolakan Pemerintah Provinsi Kepri belum mengoperasikan SWRO karena harga air yang terlampau mahal mencapai Rp19.500 per kubik.

Harga tersebut jauh lebih mahal dibandingkan dengan air yang dijual oleh PDAM Tirta Kepri yakni Rp2.400.

Namun menurut Lis harga PDAM tersebut hanya untuk tarikan pertama saja, selanjutnya akan lebih mahal dari itu hingga Rp8.000-an. Akankan SWRO ini diserahkan pengelolaannya ke Pemko Tanjungpinang? (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved