Rabu, 8 April 2026

Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Simpang Tembesi, Empat Orang Dirawat di Rumah Sakit

Si yang ditemui di Mapolresta Barelang mengatakan, malam itu ia dan teman-temannya hendak pergi ke Jembatan Barelang sekedar untuk jalan-jalan.

Tribunnews
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Empat remaja yang hendak pergi ke Barelang dihajar sekelompok pemuda di kawasan Simpang Tambesi, Minggu (22/1/2017) dinihari, sekitar pukul 03.00 WIB.

Tidak hanya dihajar, keempat orang ini sempat disiksa sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah, Batuaji Batam.

Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polresta Barelang.

Empat orang yang menjadi korban penyiksaan tersebut berinisial SB (21) SN (20) SJ (20) dan Si (21).

Para korban saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh unit V Polresta Barelang.

Si yang ditemui di Mapolresta Barelang mengatakan, malam itu ia dan teman-temannya hendak pergi ke Jembatan Barelang sekedar untuk jalan-jalan.

Setiba di Simpang Tambesi, mereka bertemu dengan kelompok pengendara motor.

"Awalnya hanya saling pandang saja, kemudian mereka teriaki kami. Di sana sempat terjadi perkelahian," sebut Si menerangkan, Senin (23/1/2017) siang.

Kemudian, seorang teman mereka, SB, disandera oleh kelompok orang tersebut.

"Kami lari, tapi si SB ini tinggal dan dipegang dia. Tidak berapa lama kemudian, dia menelepon salah satu teman kami dan mengatakan kalau malasah sudah selesai," katanya.

Ternyata itu cuma pancingan.

Tidak lama kemudian, mereka datang lagi ke tempat kejadian awal untuk menjemput SB.

Namun sayang, mereka langsung dibawa kesebuah tempat dan disiksa oleh sekelompok orang tersebut.

"Kami disiksa, dipukul, dicambuk bahkan diketok pakai kayu. Kami babak belur di sana. Cuma satu teman kami yang lolos. Malam itu dia bilang kalau dia mau pergi dulu. Namanya Su," sebutnya lagi.

Di suatu tempat, Si mengaku disiksa habis-habisan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved