Duriangkang Dulu dan Sekarang

Waduk Duriangkang yang Semakin Terancam

"Waduk Duriangkang kondisinya kini mulai terancam, pendangkalan akan mengurangi daya tampung Waduk," kata Enriqo Moreno, Corcom Manager ATB.

Foto/ATB/Benny Andrianto
Pemandangan dari udara Waduk Duriangkang. 

Untuk membuat rumah liar tersebut, ada juga yang menebang pohon. Bahkan ada yang membakar hutan di sekitar waduk.

“Pengalihan fungsi hutan sebagai wilayah resapan air di sekitar waduk Duriangkang membuat ekosistim di sekitarnya menjadi rusak. Hal ini jugalah menjadi perhatian kita bersama khususnya pemerintah untuk menertibkannya," kata Enriqo lagi.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Waduk Badan Penguasahaan (BP) Batam, Hadjad Widagdo di media cetak di Batam membagi wilayah waduk dalam beberapa zona, dimana genangan waduk merupakan zona inti.

Sedangkan radius 500 meter dari genangan tersebut adalah zona penyangga atau buffer zone dan sampai ke batas hutan adalan zona transisi. Sehingga tidak boleh ada kegiatan masyarakat apapun di seluruh zona tersebut.

“Keberadaan aktivitas masyarakat disekitar wilayah waduk juga menjadi perhatian serius kami.Terlebih lagi di Waduk Duriangkang,”terang Hadjad.

Mengingat kondisi waduk yang ada di Batam rata-rata telah berumur diatas 20 tahun. Sehingga kegiatan normalisasi waduk dan penertiban di kawasan waduk menjadi sebuah keharusan. (ATB)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved