WNA Miliki KTP Batam
Omar Bayar 100 Ringgit Malaysia untuk Dapatkan KTP. Kepada Siapa? Ini Pengakuannya!
Omar mengaku membayar sejumlah uang kepada warga di Batam untuk mendapatkan KTP Batam. Kepada siapa dia membayar? Ini pengakuannya
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Begitu mudahkah seseorang memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP)? Bahkan ada Warga Negara Asing (WNA) yang kedapatan memiliki kartu identitas resmi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) itu.
Seperti seorang warga negara Bangladesh yang bernama Muhammad Omar Faruk kedapatan mengantungi KTP Kota Batam. Diketahuinya Omar memiliki KTP setelah Ia ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun di sebuah hotel di Kabupaten Karimun.
Pada KTP elektronik yang berlaku seumur hidup tersebut dikeluarkan pada tanggal 15 November 2016 dengan alamat RT 002 RW 005, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam dengan NIK 2171022002799007. Di kartu identitas tersebut tertera Omar lahir di Aceh Pidie Jaya pada tanggal 2 Februari 1979.
Dari pengakuan Omar, KTP itu diperolehnya dari seorang WNI yang disebut-sebut bernama Hanoi. Untuk memperolehnya, Omar membayar sebesar 100 ringgit Malaysia kepada Hanoi.
"Hanoi orang Indonesia yang dulu kerja di Malaysia. Saya beri 100 ringgit," kata WN Bangladesh yang memiliki istri di Malaysia itu saat diwawancarai di Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun, Senin (6/2/2017).
Pria yang mengaku bekerja di sebuah restoran di Malaysia itu menyebutkan mendapatkan KTP dari Hanoi saat bertemu di Batam beberapa hari lalu. Ia mengatakan tidak mengetahui apakah KTP tersebut asli atau palsu.
"Saya tidak tahu ori (asli) apa tidak. Dia (Hanoi) bilang boleh pakai KTP ini. Saya tidak tak tahu boleh pakai. Saya dikasih di Batam dan saya letak di dompet," kata pria yang fasih bahasa Melayu itu.
Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Ari mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam terkait temuan ini.
"Kita sudah koordinasi dengan Disduk Capil perihal apakah asli atau tidak," kata Ari saat ekspos penangkapan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wni-bangladesh-berktp-batam_20170206_121212.jpg)