5 Bulan Keluar Lapas, PNS Residivis Narkoba Ini Dicokok Polisi di Hotel. PNS Mana?

PNS residivis narkoba ini ditangkap di hotel dengan barang bukti sejumlah narkoba dan peralatannya. Siapa dia?

5 Bulan Keluar Lapas, PNS Residivis Narkoba Ini Dicokok Polisi di Hotel. PNS Mana?
tribunbatam/wahib waffa
Wakapolres dan Kasat Narkoba saat ekspos kasus di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (24/2/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG- Polres Tanjungpinang mengkespos hasil tangkapan pelaku peredaran naarkoba di wilayah Hukum Polres Tanjungpinang.

‎Satresnarkoba Tanjungpinang dibawah komando AKP Ricy Firmansah berhasil menangkap pria berinisial IS (33) di Hotel BPR Pantai Impian Tanjungpinang Barat pada (22/2) pukul 02.00 WIB.

Di‎ hotel kamar nomor 208, IS diamankan seorang diri saat hendak mempersiapkan mengkonsumsi narkoba. Saat diamankan terdapat barang bukti dua paket berukuran 23 gram dan 7 gram.

Tak hanya itu sejumlah penguat bahwa IS yang berprofesi sebagai PNS ini seorang pengedar adalah setelah ditemukan timbangan elektrik.

"Dia seorang PNS. Tapi saya tak bisa sebutkan dia PNS dimana. Saya menjaga nama institusi lain juga. Dia seorang pengedar dengan barang bukti total 30 gram dan juga timbangan elektrik. Saat itu dia seorang diri.

Mungkin dia masih nunggu cewek yang mau datang atau temannya jadi masih sendiri saat itu," kata Waka Polres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmat Syah di lobi Polres Tanjungpinang, Jumat (24/2/2017).

‎Selain barang bukti 30 Gram Sabu yang terbungkus rapi, Satresnarkoba juga menemukan 2 butir pil ekstasi, gunting serta alat hisap atau Bong. Pelaku merupakan pegawai negeri yang merupakan residivis‎ dengan kasus yang sama.

Warga Tanjungpinang Barat Gang Bahari ini baru lima bulan yang lalu keluar dari lapas.

"Dia residivis kasus yang sama. Dulu dihukum satu tahun dan baru keluar 5 bulan lalu. Sekarang kita amankan lagi setelah adanya informasi dari warga," ungkapnya.

‎Sementara itu dari mana asal barang tersebut, Andi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan.

"Belum tau kita barang ini dari mana. Karena kasus narkoba ini sangat sulit. Masih terus kita lakukan pengembangan," katanya.

Selama ini pelaku mengaku mengedarkan narkoba di wilayah Tanjungpinang. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved