Peralihan Gas Melon ke Bright Gas
Siap-siap! Gas 3 Kg Bakal Dikurangi dan Berganti ke Bright Gas
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM no 26 tahun 2009, tentang penyediaan dan pendistribusian LPG, maka peruntukan LPG 3 kg hanya untuk rumah tangga
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - “Hanya untuk masyarakat miskin.” Begitulah tulisan yang terdapat pada tabung gas elpiji tiga kilogram. Namun faktanya. Harga subsidi gas tiga kilogram itu juga dinikmati masyarakat yang mampu.
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM no 26 tahun 2009, tentang penyediaan dan pendistribusian LPG, maka peruntukan LPG 3 kg hanya bagi sektor rumah tangga dan usaha mikro.
Secara nasional, pemerintah memangkas subsidi LPG ukuran 3 kilogram untuk anggaran tahun 2017. Subsidi LPG 3 kg tahun 2017 sebesar Rp 20 triliun yang akan digunakan untuk 26 juta rumah tangga tepat sasaran dan 2,3 juta usaha mikro. Semula pemerintah mengusulkan subsidi LPG 3 kg Rp 28,68 triliun.
Pemangkasan besaran subsidi tentu saja berimbas pada pasokan gas bersubsidi di tanah air, termasuk di Batam. Pemerintah berencana menutup sistem distribusi gas LPG 3 kg. Hal itu guna memastikan pendistribusian gas bagi masyarakat miskin tersebut lebih tepat sasaran.
Penikmat gas subsidi akan dialihkan ke varian gas baru, yaitu bright gas 5.5 kg. Bright gas 5.5 kg merupakan varian kemasan baru yang melengkapi bright gas kemasan 12 kg yang telah ada sebelumnya. Bright Gas 5,5 kg termasuk dalam kategori LPG umum ( non subsidi).
Saat ini, untuk Batam sudah beredar 6 ribu tabung bright gas, dari 25 ribu tabung yang ditargetkan. Sales Executive LPG Pertamina Kepri, Kibar Kusumah, mengatakan untuk mendapatkan bright gas, masyarakat dapat menemukannya di modern outlet, pangkalan LPG 3 kg, atau juga memesan langsung kepada agennya.
"Modern outlet seperti Indomaret. Bisa juga di pangkalan gas 3 kg, saat ini baru sekitar 100 pangkalan yang mendistribusikan bright gas. Target kami seluruh pangkalan menjual sampai akhir tahun ini," tutur Kibar.
Untuk harga satu tabung bright gas beserta isinya dijual dengan harga Rp 302 ribu. Untuk isinya saja sebesar Rp 65 ribu. Adapun sasaran konsumen bright gas yakni kalangan menengah ke atas.
Pertamina juga mendorong penggunaan bright gas di tengah masyarakat dengan program tukar 2 tabung gas 3 kg, dapat 1 tabung gas 5,5 kg dan cukup membayar isinya saja sebesar Rp 65 ribu.
Communication and Relation Pertamina Sumbagut, Fitri Erika menambahkan untuk wilayah Sumbagut, saat ini sudah ada 24 kota/kabupaten dan 1 provinsi yang sudah melakukan sinergi dengan pertamina untuk penggunaan bright gas di kalangan PNS. "23 diantara pemkab/pemko itu ada di Sumut, dan 1 di kota Banda Aceh," ujar Fitri Erika kepada Tribun.
Fitri Erika mengatakan, sejak distribusi perdana tanggal 1 Februari produk LPG Bright Gas 5,5 kilogram di Kota Batam saat ini cukup baik direspon konsumen. Pada Tahap awal disediakan 20 ribu tabung dengan harga jual Rp 55 ribu di ex agen atau Rp 61 ribu di ex Outlet.
“Konsumen bisa mendapatkan Bright gas di 220 outlet. Saat ini, bright gas baru didistribusikan ke kota Batam terlebih dahulu. Selanjutnya akan dipersiapkan untuk wilayah Tanjung pinang, Bintan, Karimun, dan Natuna," ucap Fitri Erika.
Distribusi tertutup
Lantas bagaimana nasib gas tiga kilogram. Penikmat subsidi gas akan dilakukan dengan sistem tertutup, April mendatang, "Launching resminya rencananya pada Minggu ketiga Maret ini," kata Sales Executive LPG Pertamina Kepri, Kibar Kusumah.
Tidak ada kuota penyaluran bright gas. Potensi kebutuhan warga Batam sebanyak 25 tabung. Angka itu bisa jadi lebih besar tergantung permintaan di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bright-gas_20170306_123120.jpg)