Banyak Lahan Tidur di Bintan, DPRD: Naikkan Saja Pajaknya Biar Digarap

Kan kita lihat, banyak sekali lahan lahan tidur yang dimilik pengusaha. Nah, pemerintah sebaiknya lebih menekankan pajak yang tinggi bagi lahan itu

dok Tribunnews
Lahan tidur. Foto ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Tidak hanya Bupati Bintan, DPRD juga geram dengan banyaknya lahan tidur di kabupaten tersebut.

DPRD menyarankan Pemkab Bintan untuk menaikkan pajak bumi dan bangunan seluruh lahan tidur hingga 30 persen.

Soalnya, banyak lahan tidur hanya dipasang pagar kepemilikan tetapi tidak pernah dikelola menjadi lahan produktif.

Kalangan legislatif di DPRD Bintan, Bintan Fiven Sumanti mengatakan, kenaikan PBB maksimal hingga 30 persen sebaiknya ditujukan kepada lahan tersebut.

Sehingga tanah yang menjadi sasaran bisa diberdayagunakan segera.

"Kan kita lihat, banyak sekali lahan lahan tidur yang dimilik pengusaha. Nah, pemerintah sebaiknya lebih menekankan pajak yang tinggi bagi lahan-lahan itu," kata Fiven.

Dalam catatan Fiven, di Bintan , 60 persen lahan di bawah kendali pihak ketiga.

Penguasaan itu sejauh yang dia pelajari ternyata tidak berkotribusi sama sekali bagi daerah bahkan cenderung menghambat investasi yang mau masuk.

"Jadi, kalau memang tidak produktif, bahkan terkesan menghambat investasi yang mau masuk, naikkan saja pajaknya, kan lebih menguntungkan,"kata Fiven.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved