Pesantren Nahdlatul Wathan Akan Wajibkan Pengggunaan Bahasa Inggris dan Arab

Kita mau Pesantren ini bertaraf internasional. Karena itu kita usahakan bagaimana anak-anak bisa berbahasa Inggris dan Arab

Pesantren Nahdlatul Wathan Akan Wajibkan Pengggunaan Bahasa Inggris dan Arab
Tribun Batam/Ian Sitanggang
Para santri Pesantren Nahdlatul Watan Sekupang mendapat pendiodikan Bahasa Inggris dari Yanmu English School 

Laporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Pondok Pesantren Islamic Centre Nahdlatul Wathan, Tanjungriau Sekupang visi dan misinya menjadi pondok bertaraf internasioal.

Karena itu, ke depan di dalam pondok ini, semua santri harus bisa berbahasa Inggris.

"Saat pendirian pondok Nahdlatul Wathan ini tahun 2011 silam, kita mau sekolah ini bertaraf internasional. Karena itu kita usahakan bagaimana anak-anak bisa berbahasa Inggris dan Arab," kata Saharudin, pendiri Pondok Pesantren Islamic Centre Nahdlatul Wathan, Tanjungriau Sekupang, Batam, Selasa (11/4/2017)

Dia mengatakan, berbagai metode dilaksanakana untuk memberikan pelajaran kepada anak-anak agar bisa mengusai bahasa inggris, minimal dalam percakapan sehari-hari.

"Saat ini kita bekerjasama dengan Yannu Enghlis School (YES) dari Lombok, untuk memberikan pelajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak di dalam pondok," kata Saharudin.

Untuk pembelajarannya sendiri mereka sengaja mendatangkan tim pengajar dari Lombok, untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak di dalam pondok.

"Memang di Batam banyak tutor dan tim pengajar bahasa Inggris, Tetapi kita sengaja mendatangkan dari Lombok, karena metode pengajaran mereka sangat sederhana. Di samping itu, kita sudah membuat kerjasama dengan YES,” kata Saharudin.

Saat ini, Nahdlatul Wathan memiliki 90 santri, dari SD sampai SMK.

"Kita harapkan semua siswa mulai dari SD sampai dengan SMK bisa menggunakan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah," katanya.

Saharudin juga mengatakan, ke depan kegiatan belajar di sekolah juga akan menggunakan bahasa Inggris.

"Hal ini suapaya anak-anak terbiasa,” katanya.

Jika anak-anak bisa menguasai Bahasa Inggris, mereka memiliki bekal untuk bersaing di dunia internasional, nantinya.

"Mereka akan mudah mencari kerja dan mengembangkan karir dan pendidikan jika bisa berbahasa Inggris. Saat ini, tes di perusahaan dan berbagai beasiswa, syaratnya adalah kemampuan Bahasa Inggris,"kata Saharudin.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved