Jumat, 24 April 2026

Pembunuhan Satu Keluarga di Medan

Begini Kondisi si kecil Kinara, Satu-satunya yang Selamat Dalam Pembantaian Satu Keluarga

Kepala Subbagian Humas RSUP H Adam Malik, Mashadat Ginting, melakui stafnya, Khairul, mengatakan bahwa Kinara baru saja menjalani operasi

Tribun Medan/Nanda
Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung saat menjenguk Kinara di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Selasa (11/4/2017). 

"Saat ini pasien sedang menjalani operasi di bagian kepalanya sejak pukul 08.00 WIB tadi," katanya.

Kinara, balita usia dua tahun ini satu-satunya korban selamat pembunuhan tapi wajahnya lebam. Kedua orangtuanya, kedua kakaknya, dan satu neneknya tewas dibunuh di rumahnya di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4/2017).
Kinara, balita usia dua tahun ini satu-satunya korban selamat pembunuhan tapi wajahnya lebam. Kedua orangtuanya, kedua kakaknya, dan satu neneknya tewas dibunuh di rumahnya di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Minggu (9/4/2017). (TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS)

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting membenarkan Kinara dirujuk ke RS H Adam Malik.

"Hari ini dioperasi kepalanya. Kenapa di RSUP H Adam Malik? Karena Rumkit Bhayangkara tidak memiliki ruang ICU untuk anak. Mohon doanya ya," kata Rina.

Dia tidak menjabarkan secara detail kondisi kepala korban sampai harus dioperasi.

"Kata dokter, diduga ada cairan di kepalanya sehingga perlu dioperasi," tambahnya singkat.

Kinara mendapat simpati publik sejak kejadian ini. 

Bahkan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut ikut menjenguk bocah malang yang kini tinggal sebatang kara itu, karena ayah, ibu serta dua kakaknya dibantai oleh kelompok Andi Lala.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved