Listrik di Kijang Berkali-kali Padam. Apa Tanggapan PLN Kijang?
Pada Selasa (25/4/2017), beberapa kali listrik mati dalam waktu yang berdekatan tanpa pemberitahuan. Listrik sudah mulai padam sejak Selasa pagi
Laporan Aminuddin
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Warga Kecamatan Bintan Timur berharap kondisi kelistrikan di area mereka cepat pulih.
Listrik masih kerap padam tanpa pemberitahuan dan jadwal.
Pada Selasa (25/4/2017), beberapa kali listrik mati dalam waktu yang berdekatan tanpa pemberitahuan.
Listrik sudah mulai padam sejak Selasa pagi. Begitu menyala, tak lama, listrik kembali padam.
Seorang warga di Keurahan Kijang Kota, Asri Suherman, mengeluhkan kondisi kelistrik di Bintan Timur yang berkali kali padam.
"Macam lampu diskotek saja, hidup mati hidup mati,"ujarnya.
Menurut Asri, pemadaman pertama terjadi 10.30 WIB.
Dua jam menyala, pukul 12. 13 padam lagi.
Dia mengkhawatirkan peralatan elektronik di rumah sekaligus jaminan keamanan listrik rumah agar tidak konslet atau terbakar.
"Kalau ada pemberitahuan jadwal pemadaman, peralatan elektronik aman, kita sudah atur listrik di rumah. Tapi kalau mainnya mendadak, takut bisa konslet,"ujarnya.
Meski mengalami kondisi kelistrikan yang tak kunjung stabil, tarif layanan listrik yang harus dibayarkan selama ini bersifat tetap.
"Seharusnya ada kompensansi akibat kondisi begini,"kata dia.
Kepala PLN Tanjungpinang Region Kijang Arif, kepada Tribun membenarkan telah terjadi pemadaman berkali kali di area layanana mereka di Bintan Timur.
"Tapi untuk hari ini (Selasa, red) hanya dua kali,"kata Arif.
Penyebab pemadaman karena terdapat gangguang trasmisi 150 KV.
Hujan yang disertai petir yang melanda Bintan berdampak pada tegangan. Dalam kondisi demikian, listrik padam.
"Memang benar telah terjadi pemadaman dua kali, pukul pukul 11.24 dan 12.05 WIB, karena sedang ada gangguan dari sisi transmisi 150KV," kata Arif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/listrik-mati_20170425_192205.jpg)